Tak Direspons Wali Kota Eri Cahyadi, Warga Wadul ke Fraksi PDIP-PAN Terkait Normalisasi Kalianak 

Reporter : -
Tak Direspons Wali Kota Eri Cahyadi, Warga Wadul ke Fraksi PDIP-PAN Terkait Normalisasi Kalianak 
Warga Tambak Asri mengadukan normalisasi sungai Kalianak yang terdampak terhadap ratusan KK, dok jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Warga RW VI Tambak Asri Kelurahan Moro Kembangan, Kecamatan Kekembangan wadul dengan Fraksi PDI Pejuangan - PAN terkait normalisasi sungai Kalianak. 

Ketua RW VI Tambak Asri, Syaifuddin Hadi, mengatakan normalisasi sungai Kalianak berdampak terhadap terhadap 360 kepala keluarga (KK).

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Ya kami ini mewakili 350 warga terdampak, dari 500 rumah. Kalau warga sudah terhitung ribuan dari wilayah RW VI Tambak Asri, Kelurahan, Moro Kembangan, Kecamatan Kekembangan." kata Syaifuddin, Rabu (13/8).

Ia menjelaskan, pengaduan ke Fraksi PDI Pejuangan - PAN karena aduan ke pemerintah kota (Pemkot) Surabaya tidak mendapatkan respons.

Pengaduan tersebut terkait pelebaran sungai Kalianak dengan kelasiran 60 sepanjang 20 meter.

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Kami mengadu ke sini karena sudah beberapa kali menulis surat ke Wali Kota (Eri Cahyadi), belum ada tanggapan sampai saat ini. Akhirnya kami ke sini. Kami mengadu terkait dengan lebar sungai yang dibikin oleh pemerintah kota dengan kelasiran 60, menyatakan bahwa sungai itu lebarnya 20 meter." tuturnya.

Syaifuddin membeberkan kelasiran 60 itu menjadi landasan Pemkot untuk melakukan pelebaran sungai Kalianak sepanjang 20 meter.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Padahal sebut dia, warga tidak membutuhkan pelebaran kalianak sepenjang 20 meter meskipun ditunjau dari asas manfaat

 "Itu yang dibikin acuan dasar untuk membangun, untuk merencanakan pembangunan di wilayah kami. Kami mewakili warga keberatan, karena satu, kami tidak membutuhkan itu, kalau dari asas manfaat kami tidak butuh sungai selebar itu." demikian Syaifuddin Hadi. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat