Pemuda Muhammadiyah Sukosewu Gagas Majelis Ngopi

Penasehat Kemendesa : Membangun Desa Itu Sama Dengan Menikmati Minum Ngopi

Reporter : -
Penasehat Kemendesa : Membangun Desa Itu Sama Dengan Menikmati Minum Ngopi
Penasehat Kemendesa PDT, Prof. Dr. Zainuddin Maliki berfoto bersama Tim Pendamping Profesional Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro, JatimUPdate.id - Majelis NGOPI (Ngobrol perkoro iman) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukosewu sukses menyelenggarakan kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Milad ke 2 Majelis Ngopi.

Kegiatan Pengajian Akbar tersebut di hadiri oleh Prof Dr. H. Zainudin Maliki, M. Si,. (Penasehat Kemendesa PDT), dan H. Suwito Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro.

Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden, Kemendes PDT Luncurkan 12 Aksi Prioritas Pembangunan Desa

Pengajian Akbar itu juga sukses di hadiri dari berbagai majelis juga, ada dari majelis ngibadah kapas, majelis on the road Sugihwaras, majelis Ngadem kedungadem, santri mbeling, Majelis ngabari kemamang, Nasyiatul Aisiyah dan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD se-Bojonegoro yang terdiri atas TA PM, PD dan PLD.

Resepsi milad ke 2 Majelis Ngopi mengusung tema "Ngopi jadi berkah, ngaji jadi bergairah".

Dalam sambutannya Ketua Pimpinan pemuda muhammadyah Moh. Nasrudin membuka acara Pengajian Akbar.

"Majelis ini adalah solusi sebuah problem yang ada, ketika anak muda yang sedang dalam problem seperti putus cinta dan lain-lain tidak lari ke tempat maksiat tapi lari ke majelis ilmu ini," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ust H. Khoerul Mu'minin sebagai (pengasuh majelis ngopi sukosewu) juga menambahkan agar konsisten dalam menjalankan majelis" ini.

"Ruh nya pemuda muhammadyah disini adalah semangat, sehingga iman yg terkadang naik turun, yang kadang males untuk mengaji ini saling menguatkan sehingga Majelis ini terus berjalan," tutur memotivasi para pemuda.

Selain materi Pengajian Akbar, para peserta juga mengikuti kegiatan lainnya, yaitu Pengobatan Gratis untuk umum dan segala usia, yang bekerjasama dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum Muhammadiyah (MPKU), Rumah Sakit Aisyiyah dan Lazismu.

Kepala Desa Sidobandung juga menambahi dalam sambutannya bahwa pemuda" muhammadyah yg ada di desa ikut aktif dan inovatif dalam pembangunan yang ada di desa, dan H. Suwito sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro juga berpesan agar terus menebar kebaikan.

"Menjaga kerukunan sangatlah penting. Rukun kepada sesama masyarakat, juga kepada organisasi yang ada di sekitar. Karena kita tidak bisa hidup sendirian, dan saling menebar kebaikan," imbuhnya.

Dalam pengajian akbar-nya Prof Dr. H. Zainudin Maliki, M. Si,. sebagai (Penasehat Kemendesa) menyampaikan pesannya, bahwa di momen perayaan kemerdekaan Indonesia ini kita refleksi sejenak dengan perjuangan para pahlawan yang telas berjuang untuk bangsa Indonesia.

Baca Juga: Mendes PDT : Program TEKAD Kedepan Mesti Semakin Berdampak Ekonomi di Desa-Desa Indonesia Timur

"Seperti tema malam hari ini, perlu kita ketahui bahwa membangun desa itu seperti minum kopi. Infrastrukturnya seperti jalan, jembatan dll adalah ibarat airnya, dan ekonomi yang ada di desa adalah ibarat gulanya, dan Kopinya adalah iman dan akhlak. Jadi membangun desa sama dengan ngopi," tambahnya.

Lebih jauh Pengasuh Majelis Ngopi, Khoirul Mu'minin, menjelaskan bahwa majelis ini menjadi alternatif positif bagi para pemuda agar tidak nongkrong sembarangan, melainkan menimba ilmu. “Majelis ini sebagai solusi setiap persoalan,” ujarnya.

Acara yang rutin digelar dua kali setiap bulan, tepatnya pada tanggal 1 dan 14, kini telah berkembang dan tumbuh ke kecamatan lain di sekitar wilayah Bojonegoro, menandakan antusiasme yang terus meningkat.

Pada kesempatan itu, Profesor Zainuddin Maliki memberikan apresiasi atas konsistensi Majelis Ngopi yang dimulai dari hal kecil dan berkembang menjadi sebuah gerakan yang signifikan. “Yang penting konsisten,” pesannya singkat namun bermakna.

Kehadiran beliau menambah semangat peserta majelis, sekaligus menguatkan peran majelis sebagai pusat pembelajaran dan diskusi keagamaan yang dinamis dan inklusif.

Milad kedua Majelis Ngopi bukan hanya perayaan, melainkan refleksi atas pentingnya ruang-ruang keilmuan yang mengajak pemuda untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan konsistensi, Majelis Ngopi diharapkan terus berkembang sebagai pusat inspirasi dan solusi dalam menghadapi tantangan zaman.

Baca Juga: Soal Pecatutan Nama Organisasi, Ketua PWI Jatim Tegas : Tangkap Pelaku!

Dalam pantauan redaksi JatimUPdate.id prosesi pengajian ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmatul lil alamin, ramat untuk semua umat manusia, dimana ukhuwah islamiah antar warga Muhammadiyah dan warga Nahdatul Ulama terjalin sangat luar biasa. Pemuda Muhammadiyah selaku tuan rumah menyambut saudara dan sahabatnya warga Nahdiyin dengan penuh ramah. 

Acara ini juga dihadiri puluhan Tenaga Pendamping Desa Profesional baik level TA PM dipimpin oleh Koorkab, Mubin, bersama para Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dengan khusu' serta tuma'nina mengikuti acara dari awal hingga akhir acara, bahkan berkesempatan berfoto bersama dengan Penasehat Kemendesa PDT, Prof. Dr. Zainuddin Maliki.

Koordinator TA PM Kabupaten Bojonegoro, Mubin menyatakan bahwa TPP Bojonegoro diberitahu bila penasehat Kemendesa akan hadir dan menjadi narasumber dalam acara Majelis NGOPI (Ngobrol perkoro iman) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukosewu.

"Ada pengurus Pemuda Muhammadiyah yang juga Pendamping Desa Bojonegoro yaitu Mas Singo memberi kabar ke Tim TA PM bila berkenan hadir di acara Majelis Ngopi yang menghadirkan Prof Zainuddin [Prof Zainuddin Maliki/Penasehat Kemendesa]. Alhamdulillah, kami bisa hadir dan ikut Majelis Ngopi yang digagas Pemuda Muhammadiyah. Selamat kagem Pemuda Muhammadiyah Sukosewo dengan Milad Majelis Ngopi yang kedua, semoga terus bersama-sama mensyiarkan Islam untuk bumi Tlatah Bojonegoro," kata Mubin kepada Redaksi JatimUPdate.id Minggu Malam (17/08/2025).

Pewarta : Singo dan Rama (wb/mmt)

 

Editor : Miftahul Rachman