PCNU Surabaya Bersama ‎Tokoh Lintas Agama Serukan Kedamaian dan Persaudaraan

Reporter : -
PCNU Surabaya Bersama ‎Tokoh Lintas Agama Serukan Kedamaian dan Persaudaraan
Masuki Toha bersama tokoh lintas agama, dok jatimupdate.id/ist

Surabaya,JatimUPdate.id - ‎Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya bersama tokoh lintas agama membikin pernyataan sikap bersama terkait perkembangan situasi sosial politik di Indonesia, termasuk dinamika yang terjadi di Kota Pahlawan.

‎Ketua PCNU Surabaya, Masduki Toha, menyampaikan pernyataan sikap ini merupakan bentuk ikhtiar bersama para tokoh agama untuk menjaga persatuan dan kedamaian. 

Baca Juga: Ini 7 Pernyataan Sikap PCNU Surabaya bersama Tokoh Lintas Agama untuk Kedamaian Bangsa

“Surabaya ini milik kita bersama. Sebagai kota pahlawan, harus kita jaga dan rawat bersama. Maka kami menyampaikan sikap ini agar semua pihak merasa memiliki tanggung jawab yang sama,” katanya, melalui rilis resmi PCNU Surabaya yang diterima, Senin (1/9).

‎Masduki menambahkan, pertemuan lintas agama tersebut menegaskan komitmen semua tokoh untuk merawat kerukunan, kenyamanan, dan kesejukan di Kota Surabaya. 

Baca Juga: PPI Jepang Imbau Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Tidak Gelar Aksi di Jalan Maupun Depan KBRI

“Intinya, semua niat baik ini adalah untuk memastikan Surabaya tetap rukun, damai, dan menjadi teladan bagi Indonesia,” imbuhnya.

‎Ia juga menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa berkumpul bersama tokoh-tokoh lintas agama. 

Baca Juga: PCNU Surabaya, BNSP, dan Chatour Travel Siapkan Pembimbing Umrah-Haji Bersertifikasi

“Alhamdulillah, pada malam yang berbahagia ini kami senang sekali dapat bertemu dengan teman-teman lintas agama. Pertemuan ini memperkuat komitmen kita bersama untuk menjaga Surabaya tetap aman dan kondusif. Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga demi anak-anak, cucu, dan generasi penerus kita agar mereka mengerti arti sesungguhnya dari Surabaya yang damai dan penuh persaudaraan,” demikian Masduki Toha. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman