Ketahanan Keluarga, PKK Tejoasri Dapat Sentuhan FISIP UWKS
Lamongan, JatimUPdate.id – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tejoasri, Kabupaten Lamongan, Selasa (16/9/2025).
Baca Juga: Naikkan Kualitas Pembelajaran Matematika, Mahasiswa UNITRI Kenalkan Kincir Perkalian Papan Pecaha
Lebih jauh tema kegiatan yang diangkat adalah “Penguatan Ketahanan Psikologis Keluarga Berbasis Pemberdayaan PKK.”
Kegiatan ini diikuti oleh tujuh puluh ibu-ibu PKK Desa Tejoasri yang hadir dengan penuh antusias. Sejak awal acara, suasana sudah terlihat hangat.
Materi yang disampaikan para dosen dan tim pengabdian Prodi Sosiologi FISIP UWKS membahas pentingnya ketahanan psikologis keluarga, mulai dari cara mengelola emosi dalam rumah tangga, membangun komunikasi yang sehat, hingga peran ibu sebagai agen ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial.
“Ketahanan keluarga bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal psikologis. Ibu-ibu PKK memiliki peran strategis untuk menjadi penguat dalam menjaga keharmonisan keluarga,” ujar Yelly Elanda, selaku pembicara.
Baca Juga: Jawa Timur Deklarasikan Gerakan Bersih Narkoba, Mendes PDT Ajak Awasi Desa Dari Peredaran Narkoba
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi diskusi. Berbagai persoalan sehari-hari diangkat, mulai dari pola asuh anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, hingga cara menghadapi tekanan hidup di desa. Para narasumber memberikan jawaban praktis yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana semakin semarak ketika panitia menyediakan doorprize bagi peserta yang aktif bertanya dan memberikan tanggapan. Hal ini membuat ibu-ibu semakin bersemangat hingga acara berakhir.
Melalui kegiatan ini, Prodi Sosiologi FISIP UWKS berharap mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat desa, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui penguatan peran PKK.
Baca Juga: Menjahit Teori dan Realitas: Sebuah Refleksi Pendidikan Kewirausahaan
“Kami ingin agar ibu-ibu PKK tidak hanya menjadi penggerak kegiatan desa, tetapi juga menjadi benteng ketahanan keluarga yang tangguh,” tegas tim pengabdian masyarakat UWKS.
Kegiatan ini menegaskan komitmen UWKS dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan mendekatkan kampus kepada masyarakat desa. (wb/roy)
Editor : Ibrahim