Cahyo: Kader Surabaya Hebat Butuh Peran Teknis yang Jelas
Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo meminta Bapemkesra evaluasi performa Kader Surabaya Hebat (KSH).
Cahyo juga menekankan KSH bekerja semaksimal mungkin di lapangan serta mengisi aplikasi.
Baca Juga: Harus Berdiri di Jalan Raya, Kos-kosan di Perkampungan Surabaya Berpotensi Gulung Tikar
"KSH sering mengalami perubahan, Bapemkesra harus evaluasi performa mereka. Apakah betul-betul turun ke lapangan, dan mengisi aplikasinya. Dua itu saja sebenarnya bagaimana KSH bisa berperan secara teknis untuk kontribusinya dalam memajukan Surabaya." tegas Cahyo, Senin (29/9).
Cahyo memaparkan, akan mendalami lagi terkait peran KSH dalam APBD 2026 yang tiap bulannya kerap mengalami perubahan.
Baca Juga: Atur Rumah Kos dan Kos-kosan, Pansus Hunian Layak: Rumah Kos Bisa Dijadikan Alamat Domisili
"Dii APBD 2026 nanti kita coba dalami lagi terkait dengan optimisasi peran KSH di Surabaya. Jadi tiap bulan itu KSH berubah itu selalu diupdate jumlah datanya." kata Cahyo
Disingung terkait honor, Cahyo menyebut tidak pernah menerima keluhan tekait hal itu.
Baca Juga: Raperda Hunian Layak Rampung: Masa Kontrak Penghuni Rusunawa Maksimal 12 Tahun, Wajib KTP Setempat
Meskipun tambah Cahyo honor dari KSH cuma sebesar Rp600 usai dipotong pajak.
"Saat reses kami tidak menerima keluhan soal honor. Sebenarnya cukup signifikan, tinggal kemudian secara pengelolaan lebih dioptimalkan peran-perannya dari KSH, dioptimalkan jadi kita mengevaluasi itu," demikian Cahyo Siswo Utomo. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman