Pemkab Sidoarjo Cairkan Insentif Rp350 Ribu untuk 5.623 Guru TPQ, Total Anggaran Rp23,6 Miliar

Reporter : -
Pemkab Sidoarjo Cairkan Insentif Rp350 Ribu untuk 5.623 Guru TPQ, Total Anggaran Rp23,6 Miliar
Bupati Sidoarjo Subandi menandatangani SK untuk Insentif sebesar Rp350 ribu per orang diberikan kepada guru TPQ yang telah terdata secara resmi dalam Education Management Information System (EMIS).

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru ngaji Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dengan mencairkan insentif bagi ribuan tenaga pendidik keagamaan.

Baca Juga: SMA Al Muslim Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Brand Audit Sampah Plastik

Insentif sebesar Rp350 ribu per orang diberikan kepada guru TPQ yang telah terdata secara resmi dalam Education Management Information System (EMIS).

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, saat menandatangani Surat Keputusan (SK) pencairan insentif guru TPQ di Sidoarjo, di Pendopo Delta Wibawa. Dalam kesempatan itu, Subandi menyebutkan bahwa total guru TPQ penerima insentif tahun ini mencapai 5.623 orang.

“Alhamdulillah, hari ini Rabu, 17 Desember, kita menandatangani SK untuk guru TPQ yang jumlahnya lebih dari 5.623 orang. Alhamdulillah bisa langsung kita cairkan,” ujar Subandi akun Instagram cakbandi1, Rabu (17/12/2025).

Untuk program tersebut, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan anggaran sebesar Rp23.616.600.000.

Anggaran itu merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran strategis guru ngaji dalam membangun karakter dan moral generasi muda sejak usia dini.

Subandi berharap insentif tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru TPQ, khususnya dalam menunjang kesejahteraan mereka.

Baca Juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki

Menurutnya, peran guru ngaji tidak hanya sebatas mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga membangun fondasi akhlak dan karakter anak-anak Sidoarjo.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat, khususnya bagi warga Sidoarjo. Minimal bisa ikut membangun fondasi anak bangsa,” ucapnya.

Ia menegaskan, pendidikan keagamaan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemkab Sidoarjo merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak di Sidoarjo memiliki kemampuan dasar dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Arek Sidoarjo kudu iso ngaji, kudu iso baca Al-Qur’an. Ini kewajiban pemerintah daerah,” tegas Subandi dengan logat khas Sidoarjo.

Baca Juga: Aksi Balap Liar Diamankan di Arteri Porong Sidoarjo, Polisi Panggil Orang Tua Pelaku

Lebih lanjut, Subandi menambahkan bahwa program insentif guru TPQ akan terus dievaluasi dan diupayakan berkelanjutan. Pemkab Sidoarjo juga mendorong para guru TPQ yang belum terdata dalam EMIS agar segera melengkapi administrasi, sehingga dapat memperoleh hak yang sama di masa mendatang.

Selain sebagai bentuk apresiasi, pemberian insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para guru TPQ dalam mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah menilai, dedikasi guru ngaji selama ini kerap dilakukan dengan keikhlasan, meski di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan finansial.

“Tetap semangat, jangan lupa guru ngaji harus tetap bahagia,” pesan Subandi. (ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat