MWCNU Simokerto Buka Posko Konsumsi Gratis Sambut Napak Tilas Satu Abad NU

Reporter : -
MWCNU Simokerto Buka Posko Konsumsi Gratis Sambut Napak Tilas Satu Abad NU
Peserta Napak Tilas Satu Abad NU, dok Jatimupdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Simokerto turut ambil bagian dalam menyambut peserta Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama dengan membuka posko konsumsi gratis di Jalan Pegirian, Minggu (4/1).

Sekretaris MWCNU Simokerto, Muhammad Yasin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keterlibatan langsung MWCNU Simokerto dalam momentum satu abad pendirian Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: Gus Yahya Ungkap Rasa Syukur Usai Bersilaturahmi dengan Rais Aam di Surabaya

“Ini momentum satu abad sekali. MWCNU Simokerto bermaksud menjadi bagian dari ngalap barokah, menjadi bagian dari catatan sejarah dan peristiwa bersejarah pendirian Nahdlatul Ulama,” kata Yasin.

Ia menjelaskan, posko konsumsi gratis tersebut didukung oleh donatur dari internal pengurus, badan otonom (Banom) NU se-Kecamatan Simokerto, simpatisan masyarakat, hingga unsur Muspika. 

Ia menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa 2.000 paket snack, air mineral, serta sejumlah nasi bungkus untuk menambah perbekalan peserta napak tilas.

Baca Juga: Konflik PBNU Menuju Akhir, Muktamar NU ke-35 (Bersama) Diserahkan ke Rais Aam dan Ketua Umum

"Selain posko konsumsi, kami juga mendirikan tenda dari Lazis PCNU Kota Surabaya yang membuka layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan lembaga kesehatan NU Kota Surabaya." tutur Yasin 

Yasin menambahkan kegiatan tersebut turut melibatkan alumni Pondok Pesantren Situbondo yang berpartisipasi dalam kepanitiaan.

Yasin menegaskan, Napak Tilas menjadi momentum penyegaran kembali nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama, utamanya bagi warga Nahdliyyin.

Baca Juga: Siap Tabayun dan Islah, Gus Yahya Beri Waktu 3x24 Jam Tunggu Respons Rais Aam

“Kami berharap momentum satu abad ini mengingatkan kembali bahwa memilih berkhidmat di Nahdlatul Ulama adalah jalur yang kami yakini, jalur yang sanadnya jelas dan panduan akhlaknya konkret, sebagaimana amalan Ahlussunnah wal Jamaah,” urai Muhammad Yasin.

Sebagai informasi: Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU yang diselenggarakan oleh Komite Dzurriyah Muassis NU, merupakan refleksi historis untuk kembali mengingat serta memupuk kecintaan terhadap Jam'iyah yang didirikan oleh para Muassis, dengan mengambil banyak teladan dari setiap langkah perjalanan sejarah. (RoY)

Editor : Miftahul Rachman