Serial Urip Iku Urup, Surabaya, (19/01/026)

Syahda Guruh Langkah Samudera, Inspirasi Alumni UB Menjaga Marwah Bangsa

Reporter : -
Syahda Guruh Langkah Samudera, Inspirasi Alumni UB Menjaga Marwah Bangsa
Syahda Guruh Langkah Samudera, Duta Besar Republik Indonesia di Qatar.

Oleh : Dr. Agus Andi Subroto


Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis ITB Yadika Pasuruan

Baca Juga: Tahun 2026, Prabowo Targetkan Pembangunan 1.000 Desa Nelayan


Surabaya, JatimUPdate.id - Sumber ide tulisan sering muncul dari hal-hal sederhana di sekitar kita.

Bisa dari kehidupan sehari-hari manusia, interaksi mahasiswa di kampus, diskusi kolega pendidik, bahkan obrolan ringan di grup WhatsApp, meme, flyer, atau sebuah foto yang merekam momen tertentu.

Sang penulis hadir di antara itu semua, menjadi saksi sekaligus anggota, lalu menyalurkan pengamatan menjadi tulisan.

Pagi ini, sebuah momen kecil namun berkesan hadir di layar ponsel: seorang kolega senior mengunggah keberangkatan Syahda Guruh Langkah Samudera, seorang diplomat alumni UB angkatan 95 dan mantan aktivis, yang akan menjalankan tugas negara sebagai Duta Besar Republik Indonesia di Qatar, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Jari jemari tak sanggup menahan diri memahat huruf di sela tumpukan tugas sebagai pendidik yang menanti satu demi satu untuk diselesaikan. Esok hari, momen itu akan sirna, namun rasa syukur dan kebanggaan tetap tertulis dalam ingatan.

Sebelum amanah besar itu, Guruh Syahda Langkah Samudera menapaki karier profesional yang konsisten dan penuh dedikasi. Ia menjabat sebagai Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi, posisi vital di bawah Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional.

Dari pengalaman akademik dan aktivitasnya sebagai mantan aktivis, ia membuktikan bahwa kompetensi, integritas, dan dedikasi mampu membawa seseorang menapaki tangga amanah yang lebih tinggi.

Baca Juga: Kebijakan Baru Dana Desa 2026: Fokus Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih

Kebanggaan atas pencapaian ini bukan hanya miliknya, tetapi juga milik seluruh komunitas alumni UB, yang melihat bagaimana seorang anak muda dari kampus tercinta kini menjadi wakil bangsa di negeri seberang.

Sebuah foto yang merekam keberangkatannya di Bumi Qatar memantik doa yang tulus: “Ya Allah Ya Robb, mudahkan dan lancarkan urusan Mas Guruh dalam perjalanannya, serta kiranya amanah sebagai duta bangsa dapat dijalankan dengan bijak. Semoga nama bangsa harum di negeri orang, selaras dengan kerja nyata sang sahabat."

Doa yang sederhana namun lahir dari rasa bangga dan perhatian, menjadi bentuk pengakuan akan tanggung jawab besar yang diemban.

Prestasi seorang alumni seperti Guruh Syahda Langkah Samudera tidak hanya menjadi kabar gembira, tetapi juga inspirasi bagi para alumni lain dan generasi muda.

Baca Juga: 10 Tahun Penggunaan Dana Desa Masih Belum Tepat Sasaran, Prabowo Subianto Bakal Rombak Kebijakan

Bahwa setiap warga negara, di manapun berada dan dengan profesi apapun, memiliki kesempatan untuk memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

Keberhasilan seorang individu menjadi semacam spirit kolektif, mendorong para alumni untuk terus menyalakan kontribusi terbaik mereka, dan menjadi contoh bahwa dedikasi tidak mengenal batas ruang dan jabatan.

Selamat dan sukses, Mas Guruh. Semoga langkah Anda di negeri seberang selalu membawa nama baik Indonesia, dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap tindakan kecil dan dedikasi nyata dapat menjaga marwah negeri. Jaya selalu NKRI!

Urip iku Urup. Setiap kata adalah cahaya, semoga catatan kecil ini menjadi sedekah yang menyalakan kebaikan bersama.

Editor : Redaksi