Ribuan SPPG Disetop Sementara, Legislator NasDem Minta BGN Buka Layanan Pengaduan
Surabaya,JatimUPdate id - Legislator Partai NasDem Surabaya, Imam Syafi'i merespons positif penyetopan sementara operasional ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
"Ya, kami mengapresiasi gerak cepat pemerintah dalam hal ini badan gizi nasional ya, yang menutup SPBG bermasalah. Begitu ditemukan adanya persoalan-persoalan di lapangan," kata Imam, kepada Jatimupdate.id, Jum'at (13/3).
Kendati begitu Imam meyakini masih banyak SPPG dibeberapa daerah yang bermasalah.
Sehingga Anggota Komisi D DPRD Surabaya itu mendorong BGN membuka layanan pengaduan bagi masyarakat.
"Saya yakin sesungguhnya masih banyak sebetulnya yang bermasalah, tapi belum ditemukan. Karena itu kami meminta agar Badan Gizi Nasional itu membuka semacam hotline," tutur Imam.
Imam menegaskan layanan pengaduan itu untuk memudahkan orang tua siswa melaporkan jika sewaktu-waktu terdapat MBG yang bermasalah.
Namun Imam meminta agar identitas pelopor wajib dilindungi oleh pemerintah.
"Hotline itu agar masyarakat terutama siswa atau orang tua siswa melaporkan persoalan terkait makan bergzi gratis di sekolahnya masing-masing, dengan identitasnya dirahasiakan," urai Imam Syafi'i
Sebelumnya, BGN menghentikan sementara operasional 1.512 SPPG di wilayah II. Dihentikannya operasional itu untuk mengevaluasi pemenuhan standar operasional dan kelengkapan sarana prasarana.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan layanan Program MBG agar seluruh fasilitas operasional memenuhi standar kesehatan, sanitasi, serta tata kelola yang telah ditetapkan.
"Ada 1.512 SPPG kita hentikan sementara operasionalnya, ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta persyaratan sarana dan prasarana di sejumlah SPPG," ujar Dony. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman