8.124 Siswa SD di Bondowoso Ikuti TKA Daring 4 Gelombang, Disdik Pastikan Lancar Meski Ada Keterbatasan
Bondowoso, JatimUPdate.id, - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bondowoso resmi dimulai pada Senin (20/4/2026). Sebanyak 8.124 siswa kelas VI SD negeri dan swasta mengikuti TKA berbasis komputer secara daring melalui laman tka.kemendikdasmen.go.id.
TKA merupakan instrumen evaluasi akademik yang digunakan pemerintah untuk memetakan capaian kemampuan dasar siswa pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Pelaksanaan TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, tetapi digunakan sebagai bahan evaluasi mutu pendidikan secara nasional.
Di tingkat daerah, hasil TKA juga dimanfaatkan sebagai dasar pemetaan standar kualitas pendidikan di Bondowoso, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan pelaksanaan TKA di Bondowoso dibagi menjadi empat gelombang menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing sekolah.
Gelombang pertama dilaksanakan pada 20–21 April 2026, gelombang kedua 22–23 April 2026, gelombang ketiga 27–28 April 2026, dan gelombang keempat 29–30 April 2026.
“Kita bagi empat gelombang karena menyesuaikan kesiapan perangkat di sekolah,” ujar Taufan saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, secara umum pelaksanaan TKA berjalan aman dan lancar meskipun masih terdapat sejumlah kendala teknis, terutama keterbatasan perangkat komputer dan akses internet di beberapa sekolah. Namun demikian, sekolah melakukan berbagai upaya agar pelaksanaan ujian tetap berjalan optimal.
Menurutnya, sejumlah sekolah memanfaatkan Chromebook bantuan pemerintah pusat, menggunakan komputer sekolah, hingga meminjam laptop milik guru sebagai solusi keterbatasan perangkat.
“Sebagian ada yang menggunakan Chromebook, ada yang pakai komputer sekolah, ada juga yang gunakan laptopnya guru,” ungkapnya.
Ia mencontohkan SDN Koncer 1 yang hanya memiliki 12 siswa dengan keterbatasan perangkat komputer. Untuk menyiasati kondisi tersebut, enam guru meminjamkan laptopnya sehingga pelaksanaan ujian dapat dilaksanakan dalam dua sesi.
Sementara itu, pelaksanaan TKA di SD Plus Al-Ishlah Bondowoso baru dimulai pada gelombang kedua, yakni 22–23 April 2026. Sebanyak 36 siswa mengikuti ujian berbasis komputer yang dilaksanakan dalam tiga sesi setiap harinya.
Proktor TKA SD Plus Al-Ishlah, Rizal Komarul Iman, mengatakan persiapan ujian telah dilakukan dengan baik.
“Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Perangkat yang digunakan juga sudah memenuhi kebutuhan sehingga ujian dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA tahun ini juga tidak didukung anggaran khusus. Seluruh kebutuhan operasional pelaksanaan ujian mengandalkan fasilitas sekolah, termasuk perangkat ujian serta pembiayaan listrik melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Meski demikian, Dinas Pendidikan Bondowoso memastikan pelaksanaan TKA tetap berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Taufan mengimbau pihak sekolah agar menjaga kesiapan fisik dan mental siswa selama pelaksanaan ujian berlangsung agar mereka dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan percaya diri.
“Yang penting anak-anak tetap sehat dan tidak tegang. Jalani dengan santai dan rileks, tidak perlu takut,” pungkasnya. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat