Pekan Pendidikan Berkah 2026 di Bondowoso, Sekda Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Karakter
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Gelaran Pekan Pendidikan Berkah 2026 di Kabupaten Bondowoso menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong penguatan karakter siswa.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan Pekan Pendidikan Berkah 2026 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di KDS Bondowoso, Selasa (28/4/2026).
Sebelumnya, Pekan Pendidikan Berkah 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) telah dilaksanakan pada 7–16 April 2026. Sementara itu, untuk jenjang SMP, kegiatan digelar pada 27–29 April 2026 di sejumlah lokasi.
Fathur Rozi menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak harus terlibat,” ujarnya.
Menurutnya, Pekan Pendidikan Berkah tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membentuk karakter.
“Ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang ekspresi bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, baik akademik maupun non-akademik,” katanya.
Perkuat Kolaborasi dan Inovasi
Fathur Rozi menilai, semangat gotong royong yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal penting dalam mendorong inovasi pendidikan yang lebih adaptif.
“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga karena dapat melahirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Karakter dan Kenyamanan Belajar Jadi Kunci
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Ketika anak-anak merasa nyaman dan bahagia, maka potensi mereka akan tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana siswa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing.
Infrastruktur Masih Perlu Perhatian
Di sisi lain, ia mengakui sektor pendidikan di Bondowoso masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kondisi infrastruktur sekolah.
“Perbaikan pendidikan tidak hanya soal kurikulum, tetapi juga sarana dan prasarana. Kita tidak bisa menutup mata bahwa masih ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan,” ungkapnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mengupayakan perbaikan melalui anggaran APBD serta dukungan pemerintah pusat, termasuk pengajuan program revitalisasi.
“Yang jelas, kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak.
“Pendidikan bukan hanya ruang belajar formal, tetapi juga ruang ekspresi dan aktualisasi diri bagi anak-anak,” pungkasnya.
Melalui Pekan Pendidikan Berkah 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam memajukan pendidikan, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, tangguh, unggul, berdaya saing, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan. (ries/yh)
Editor : Redaksi