Asah Mental dan Kreativitas, Santri Putri Nurul Jadid Gelar Pentas Seni di Buper TNI AL Paiton

avatar Ponirin Mika
  • URL berhasil dicopy
Suasana gelaran panggung kreasi seni dalam kegiatan perkemahan OSKAR SLTP Putri 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Lapangan Tembak TNI AL Paiton, Probolinggo, pada Jumat (22/05/2026) malam.
Suasana gelaran panggung kreasi seni dalam kegiatan perkemahan OSKAR SLTP Putri 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Lapangan Tembak TNI AL Paiton, Probolinggo, pada Jumat (22/05/2026) malam.

 

Paiton, Probolinggo, JatimUPdate.id – Pesantren Nurul Jadid berkomitmen penuh dalam menyeimbangkan penanaman ilmu akademik dan non-akademik bagi para santrinya.

Komitmen ini dibuktikan melalui gelaran panggung kreasi seni dalam kegiatan perkemahan OSKAR SLTP Putri 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Lapangan Tembak TNI AL Paiton, Probolinggo, pada Jumat (22/05/2026) malam.

Acara yang diinisiasi oleh pengurus Gugus Depan Pramuka Putri Nurul Jadid ini diselenggarakan segera setelah Apel Pembukaan Perkemahan usai. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri putri kelas akhir tingkat SLTP.

Secara bergantian, masing-masing kelompok Pramuka menampilkan berbagai kreativitas yang edukatif.

Pertunjukan yang disuguhkan meliputi bidang seni dan ketangkasan kepramukaan, di antaranya:

Khitobah (pidato bahasa Arab) dan speech (pidato bahasa Inggris)

Puisi berantai

Nasyeed beatbox acapella

Yel-yel kreatif dan Gema Kreasi Pramuka

Atraksi semaphore

Selain menampilkan kesenian dan ketangkasan, para santri putri juga menunjukkan kemampuan linguistik mereka melalui dialog interaktif menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Penampilan dwibahasa tersebut berhasil memukau penonton serta menuai apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.

Tujuan Kegiatan:

Pentas seni ini sengaja digelar bukan sekadar sebagai hiburan pelepas penat.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mengasah potensi diri, melatih mental tampil di depan publik, membangun rasa percaya diri santri, serta mempererat tali ukhuwah (persaudaraan) dan kekompakan antarkelompok.

Hingga akhir acara, antusiasme dan sorak-sorai peserta terus menggema, menandai kesuksesan malam kebersamaan yang penuh dengan nilai edukatif tersebut. (pm/yh)