PDIP Surabaya Bekali Kader Gen Z dengan Keterampilan Komunikasi Politik di Era Algoritma

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z, dok Istimewa
Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z, dok Istimewa

Surabaya,JatimUPdate.id - DPC PDIP Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z yang diikuti perwakilan kader muda seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Surabaya, Sabtu (13/6).

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji menegaskan Generasi Z memiliki peran penting dalam masa depan partai maupun bangsa.

Menurutnya, penggunaan digitalisasi harus bermanfaat dan lebih produktif, sekaligus sebagai sarana komunikasi politik dan pendidikan masyarakat.

"Teman-teman Gen Z perlu pengalaman dan pembekalan untuk berkomunikasi, baik komunikasi ke dalam organisasi maupun komunikasi kepada masyarakat luas. Mereka harus punya keberanian dengan gaya dan kreativitas yang mereka miliki sendiri," kata Armuji.

Armuji mengingatkan media sosial menjadi ruang yang sangat berpengaruh terhadap opini publik. 

Bahkan papar Armuji dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.

"Semua sekarang serba digital. Informasi tercepat datang dari digitalisasi. Kalau kita tidak mengikuti perkembangan ini, kita akan tertinggal," ujarnya.

Tantang Gen Z Jadi Pemimpin Masa Depan

Suasana pelatihan sempat mencair ketika Armuji secara langsung menantang para peserta untuk memiliki mimpi besar dalam dunia politik.

"Siap jadi anggota dewan?" tanya Armuji yang langsung disambut riuh peserta.

Pernyataan tersebut bukan hanya candaan. Armuji menegaskan regenerasi politik harus mulai dipersiapkan sejak sekarang. 

Menurutnya, setiap kader yang bergabung dengan partai tentu memiliki cita-cita dan tujuan untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat.

"Masuk partai politik pasti punya tujuan dan mimpi. Regenerasi harus dimulai dari sekarang," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh PAC PDIP Surabaya kini didorong aktif di ruang digital. 

Pengurus partai tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga membangun komunikasi melalui akun media sosial organisasi maupun akun pribadi.

Gen Z Bukan Pajangan

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital DPC PDIP Surabaya, Elni Ramalianty Nainggolan sekaligus ketua panitia, menegaskan kader Gen Z harus menjadi motor penggerak partai di masa depan.

Menurut Elni, generasi muda tidak boleh hanya menjadi pelengkap organisasi. Mereka harus tampil sebagai kekuatan baru yang membawa semangat perjuangan dan gagasan segar bagi Kota Surabaya.

"Gen Z di partai ini bukan pajangan. Kita adalah penggerak yang harus mampu menyalakan semangat perjuangan untuk masyarakat Kota Surabaya," ujarnya.

Elni berharap pelatihan tersebut dapat menghasilkan kader muda yang mampu berbicara di ruang publik, memahami strategi komunikasi digital, serta mampu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai platform media sosial.

Akademisi Soroti Tantangan Gen Z

Selain pengurus partai, pelatihan juga menghadirkan akademisi sebagai pembicara yang membahas fenomena Generasi Z dalam dunia politik digital.

Nora Titahning Ayudha Dosen Sosiologi, menjelaskan Gen Z selama ini sering mendapat berbagai stigma dari generasi sebelumnya, mulai dari dianggap mudah tersinggung, terlalu bergantung pada media sosial, hingga dinilai kurang aktif dalam gerakan politik konvensional. 

Namun menurutnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ia menjelaskan Generasi Z justru memiliki akses informasi yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya. 

Tantangannya bagaimana informasi tersebut dapat diolah menjadi gagasan, argumentasi, dan sikap politik yang matang.

"Gen Z harus membangun identitas politiknya sendiri dan tidak membiarkan dirinya didefinisikan oleh stigma yang dibangun orang lain," ujarnya.

Ia juga mengingatkan media sosial memiliki kekuatan besar dalam membentuk cara berpikir masyarakat. Karena itu.

"Kader muda harus memiliki kemampuan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh propaganda maupun informasi yang menyesatkan," jelasnya.

Sebagai informasi: Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z PDI Perjuangan Kota Surabaya merupakan rangkaian Peringatan Bung Karno 2026.

Pelatihan menghadirkan kombinasi antara penguatan ideologi, komunikasi politik, hingga strategi membangun pengaruh di media sosial. (*)