SKK Migas Jabanusa Support PWI Jatim Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan Ke-44

oleh : -
SKK Migas Jabanusa Support PWI Jatim Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan Ke-44
Peserta Uji Kompetensi Wartawan Utama Angkatan Ke-44 pada tanggal 28 – 29 September 2022 yang di selenggarakan PWI Jatim support SKK Migas Jabanusa.

Surabaya (JatimUpdate.id) -PWI Jatim Sukses gelar UJi Kompetensi Wartawan angkatan ke-44. Dalam kegiatan yang di ikuti 30 Wartawan tersebut, PWI Jatim mendapatkan support dan dukungan langsung dari SKK Migas Wilayah Jawa Bali dan Nusatenggara (Jabanusa).

Dari 30 Peserta UKW Angkatan 44 terdapat nama ketua PWI Tuban suwandi mengikuti UKW Utama, PWI Pamekasan tabri, Ketua PWI Gresik Ashadi, Ketua PWI Jombang Sutono, ketiganya mengikuti UKW tingkat madya dan semuanya dinyatakan lulus. Keikutsertaan 4 ketua PWI daerah di apresiasi oleh wakil ketua bidang organisasi PWI Jatim, Mahmud Hermono. “Pelaksanaan UKW PWI Jatim Angkatan 44 yang di support SKK Migas, menjadi spesial karena di ikuti 4 ketua PWI Daerah, semoga langkah 4 ketua PWI daerah dapat memacu para pengurus PWI Daerah bisa meningkatkan sertifikat UKWnya”. Ungkapnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa dalam setahun ini, pihak SKK Migas Jabanusa telah menyetujui  untuk memberikan dukungan kepada PWI Jatim dalam menggelar kegiatan Uji Kompetensi wartawan sebanyak 2 kali penyelenggaran, yakni UKW Angkatan 44 pada tanggal 28 – 29 September 2022  dan UKW  yang akan diselenggarakan  tanggal 12-13 November 2022 mendatang serta satu kegiatan penyelenggaraan FGD.

Menurut Nurwahid, di tengah maraknya media sosial dengan berbagai informasi, baik yang valid dan terkonfirmasi maupun hoaks telah membuat publik bingung untuk memilih informasi seperti yang harus dipercaya.

“Wartawan yang kompeten nantinya bisa membantu kami memberikan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Nurwahidi di sela-sela acara.

 “Jadi saya menyakini ketika semua wartawan kompeten, maka kami juga menjadi tenang karena memberikan informasi kepada watawan yang kompeten. Karena pasti mereka juga akan memberitakannya secara benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya lagi.

Di tempat yang sama, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi apa yang dilakukan SKK Migas dalam meningkatkan kompetensi wartawan. Menurut Lutfil, peningkatan kompetensi wartawan memang harus menjadi perhatian bersama. Karena, kerja-kerja yang dihasilkan wartawan juga akan berimbas kepada publik.

“Kompetensi wartawan akan sangat menentukan kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat. Semakin kompeten wartawannya maka akan  menigkat pula asupan informasi yang dinikmati publik,” jelas Lutfil.  Oleh karena itu, PWI Jatim berterima kasih kepada berbagai pihak baik itu swasta, BUMN dan pemerintahan yang secara pro aktif telah membantu penyelengtgaraan UKW.

Secara khusus Lutfil  juga mengigatkan, bahwa uji kompetensi wartawan memang masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yaitu belum bisa menguji wilayak etik dan moral wartawan. “UKW memang sulit untuk mengukur kualitas moral dan etis peserta, tetapi setidaknya apa yang diujikan dalam UKW saat ini bisa meminimalisir  kemungkinan terjadi penyalahgunaan profesi wartawan,” tegas Lutfil lagi.

Ketua Komisi Pendidikan PWI Pusat Hendro Basuki  sekaligus sebagai koodinator  penguji UKW angkatan 44 kemarin menilai dari 29 peserta yang terbagai dalam lima kelas yakni 1 kelas utama, 1 kelas madya dan 3 kelas muda sudah kompeten.

“Semoga hasil UKW kali ini bisa ikut memberi kontribusi bagi publik untuk mendapatkan informasi berita yang berkualitas melalui wartawan wartawan yang kompeten,” jelas Hendro berharap. (yah)

Suasana Diskusi dan Evaluasi Peserta Uji Kompetensi Wartawan Utama Angkatan Ke-44 PWI Jawa TimurSuasana Diskusi dan Evaluasi Peserta Uji Kompetensi Wartawan Utama Angkatan Ke-44 PWI Jawa Timur