Sygma Research Sambut Pengusulan Kembali RM Margono sebagai Pahlawan Nasional

avatar Rio Rolis
  • URL berhasil dicopy
Prof Sugeng, ilmuwan dan sejarawan Banyumas (kiri) mengapit Ketua Paguyuban Seruan Iling Banyumas Dr Wisnu Suhardono (tengah) dan CEO Sygma Research and Consulting Ken Bimo Sultoni saat April 2025.
Prof Sugeng, ilmuwan dan sejarawan Banyumas (kiri) mengapit Ketua Paguyuban Seruan Iling Banyumas Dr Wisnu Suhardono (tengah) dan CEO Sygma Research and Consulting Ken Bimo Sultoni saat April 2025.

Semarang, JatimUPdate.id — Sygma Research and Consulting menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang kembali mengusulkan RM Margono Djojohadikusumo sebagai calon Pahlawan Nasional 2026.

CEO Sygma Research and Consulting, Ken Bimo Sultoni, mengatakan pengusulan tersebut seharusnya tidak berhenti pada pemberian gelar secara simbolik, tetapi menjadi momentum untuk menggali kembali gagasan RM Margono mengenai koperasi, ekonomi kerakyatan, dan kemandirian ekonomi nasional.

“Kami menyambut baik pengusulan kembali RM Margono. Namun yang paling penting adalah bagaimana gagasan besar beliau mengenai koperasi dan konsep ekonomi yang berpihak kepada rakyat dapat digali kembali,” ujar Bimo.

Menurutnya, gagasan tersebut semakin relevan di tengah situasi geopolitik global yang semakin kompleks. Namun, momentum ini juga perlu menjadi ruang refleksi terhadap kondisi koperasi Indonesia saat ini.

“Jangan sampai kita hanya mengenang koperasi sebagai warisan sejarah, tetapi kehilangan substansinya sebagai instrumen ekonomi rakyat. Kita perlu bertanya kembali, apakah koperasi hari ini benar-benar menjadi kekuatan ekonomi anggota atau justru sekadar menjadi lembaga administratif dan formalitas,” katanya.

Bimo menilai koperasi perlu kembali diperkuat sebagai institusi ekonomi yang demokratis, produktif, transparan, dan mampu meningkatkan posisi tawar masyarakat. Koperasi juga harus mampu beradaptasi dengan ekonomi digital, perubahan pasar, serta tantangan geopolitik global tanpa kehilangan prinsip keberpihakan kepada anggota.

Ia menambahkan, Sygma Research and Consulting merupakan salah satu pihak yang sejak awal menginisiasi kajian dan mendorong pengusulan RM Margono sebagai Pahlawan Nasional. Upaya tersebut telah dimulai sejak 2024 melalui kajian historis dan forum akademik, kemudian diperkuat melalui kolaborasi dengan Serulingmas (Paguyuban Seruan Eling Banyumas).

“Harapannya, ketokohan RM Margono bukan hanya dimaknai sebagai nilai simbolik semata, tetapi juga sebagai filosofi perjuangan seorang tokoh ekonomi yang berpihak kepada rakyat dan memperjuangkan kemandirian bangsa,” tegas Bimo.

Menurutnya, apabila RM Margono nantinya memperoleh gelar Pahlawan Nasional, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali pemikiran ekonomi kerakyatan sekaligus mengevaluasi arah perkembangan koperasi Indonesia saat ini.

“Yang perlu kita warisi bukan hanya nama dan gelarnya, tetapi gagasannya. Koperasi harus kembali menjadi alat untuk memperkuat rakyat, bukan sekadar nama yang tercantum dalam dokumen kelembagaan,” pungkasnya. (rio/yh)