Catatan Mas AAS

Persiapan Acara Wisuda Di Kampus ITB YADIKA Pasuruan

oleh : -
Persiapan Acara Wisuda Di Kampus ITB YADIKA Pasuruan
Persiapan Acara Wisuda Di Kampus ITB YADIKA Pasuruan

"Terima kasih jiwa, kamu sudah bersabar selama ini menghadapi masa-masa kuliah. Kini kamu sudah berhasil membuat kedua orang tuamu tersenyum bangga." Saya kira itu yang akan di rasakan oleh segenap para wisudawan esok pagi!

Tujuan utama pendidikan adalah bukan pengetahuan tetapi tindakan. Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia makin berkarakter.

ITB Yadika Pasuruan malam ini sedang riweh sibuk. Memang ada apa? Seluruh staf dan juga pimpinan sedang melekan mempersiapkan ubo rampe yang diperlukan untuk mempersiapkan acara wisuda esok pagi.

Auditorium ITB Yadika Pasuruan malam ini tampak semarak. Laksana sebuah keluarga sedang midodareni, mempersiapkan perhelatan besar pernikahan besok paginya. Semua pimpinan dan dosen semua sedang bergotong royong, bekerja semua terlibat ikut mangayubagyo. Melakukan apa yang bisa dikerjakan. Keringat bercucuran tampak menghiasi pakaian. Tak sempat ada wajah sedih apalagi cemberut, semua sedang berbahagia.

Jelas saja. Bahwa rasa bahagia itu sedang dialami oleh segenap civitas akademik ITB Yadika Pasuruan. Bagaimana tidak, bertahun lamanya para dosen itu mendidik, dan mendampingi para tunas calon pemimpin bangsa alias para mahasiswa di dalam kelas, namun esok pagi mereka semua akan diwisuda, akan dilepas pada kehidupan nyata, kehidupan yang sebenarnya.

Para wisudawan itu akan menjadi duta hidup yang nyata bagi ITB Yadika Pasuruan. Mereka semua akan jadi juru warta yang efektif, untuk kenalkan kampus ini di luaran sana! Bagaimana ia dididik di kampus ini. Bagaimana cara dosen menemani dan membimbingnya, dan di atas semua itu, visi hidup sebagai manusia seperti apa yang mampu ia wujudkan di masa depan, dan inspirasinya itu mereka peroleh usai menimba ilmu di kampus ITB Yadika Pasuruan. Sebagai institusi tentu saja kampus yang berlokasi di Jalan Kersikan Kota Bangil ini, sangat bangga dan berbahagia, turut andil memajukan anak bangsa di negeri tercinta Indonesia!

Sambil duduk usai ikut bekerja meramaikan acara persiapan wisuda. Aku bersama kolega ngundomono perihal apa yang kami rasakan bersama malam ini, tepatnya saat duduk istirahat di Auditorium. "Pak Makin, bagaimana perasaan Anda malam ini?"

"Senang dan bahagia, pak Agus," jawab spontan pak Makin!

"Apa yang membuat pak Makin bahagia, toh wisuda kan sudah biasa secara rutin kita adakan tiap tahunnya. Aku pingin dapat jawaban yang lebih spesifik!"

"Pak Agus, ada perasaan dan sesuatu yang lain yang aku alami malam ini?"

"Apa itu," kejar ku!

"Ada kebersamaan, ada rasa kekeluargaan sebagai sesama manusia yang mencari hidup dan penghidupan di kampus ini. Dan satu hal yang paling aku sukai, sekali lagi kata pak Makin, meyakinkanku. Ada suasana dan iklim yang tidak berjarak antar segenap pimpinan dan staf dalam membangun sebuah relasi, di dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari!"

Penulis. Mengakui hal tersebut juga. Disaat fenomena dan iklim yang demikian bisa jadi tidak bisa kita temukan pada organisasi dan institusi lainnya. Saya kira pembeda yang signifikan yang sudah dimiliki oleh organisasi di kampus ini ya rasa kekeluargaan.

Setidaknya hasil obrolan antara penulis dan kolega yaitu pak Makin. Mengajarkan satu hal penting, bahwa dengan resource yang dimiliki oleh kampus ITB Yadika Pasuruan di atas. Ada banyak kerja serta karya-karya besar yang mampu dilakukan di masa depan oleh segenap civitas akademik, kampus ITB Yadika Pasuruan, amin yra!

Sepertinya, aku sudah waktunya melanjutkan perjalanan pulang ke kota Pahlawan! Kembali ke istanaku, untuk mengucap syukur ke hadiratNya atas semua berkat juga nikmat hidup dalam satu hari ini. "Pak Makin, aku pamit pulang dulu Ya,"