Antispasi Kemacetan Natal dan Tahun Baru 2023
Surabaya, JatimUpdate.id,- Persiapan pengamanan Nataru, Tercatat lebih siap sebanyak 5.444 unit bus, 130 rangkaian kereta, 214 penerbangan dan 101 unit kapal laut yang sengaja disiapkan sebagai mode angkutan umum masyarakat menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Petugas juga dipastikan melakukan antisipasi untuk kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas, baik di jalan, penyeberangan antar pulau maupun kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan. Berikut hal-hal yang harus di antisipasi selama nataru 2023.
Baca Juga: Evaluasi Diri di Ujung Tahun: Menyesali, Memperbaiki, dan Melangkah Lebih Baik
1. Penerapan kontra flow dan one way, pada jalur tol maupun arteri akan akan dilakukan kontra flow dan one way secara fleksibel. Menyesuaikan dengan situasi di lapangan dan mengacu data volume kendaraan dari traffic counting PT Jasa marga.
2. Penambahan Jumlah kapal, Rekayasa lalu lintas juga harus dilakukan pada pelabuhan penyeberangan, penumpukan kendaraan yang akan melakukan penyeberangan di antisipasi dengan menambah jumlah kapal, memanfaatkan pelabuhan alternatif dan menyediakan kantong parkir yang memadai.
3. Pengaturan jadwal Keberangkatan, Dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi umum di bandara, terminal dan pelabuhan juga perlu dilakukan pengaturan jadwal keberangkatan.
Baca Juga: Pemkab Lamongan Gelar Peringatan Detik-Detik Pergantian Tahun Baru Hijriah
4. Tiket Online, mendorong masyarakat agar melalukan pembelian tiket secara online serta pengaturan arus keluar masuk bersama dengan stakeholder terkait guna mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.
5. Patroli petugas, intensifkan patroli jalan kaki dalam rangka sosialisasi prokes dan mencegah terjadinya kejahatan.
Baca Juga: Malam Pergantian Tahun, Ketua Komisi A: Refleksi Diri, Bangun kebersamaan
Selanjutnya, terkait pengamanan objek wisata akses jalan menuju objek wisata jangan sampai terjadi kemacetan dengan menyediakan lokasi parkir dan pengaturan jalur keluar masuk yang baik serta himbau wisatawan agar mematuhi prokes.
Khusus objek wisata alam, siagakan tim tangkap bencana guna mengantisipasi terjadinya bencana alam. (Yah)
Editor : Nasirudin