Catatan Mas AAS

Sukses Kecil Adalah Booster!

Reporter : -
Sukses Kecil Adalah Booster!
booster

Menemukan arti sukses sejati. Setiap diri punya cerita dan ukuran masing-masing!

Mengajar kuliah di hari pertama. Tidak absen alasan beraneka macam. Itu sukses. Sukses kecil bagiku.

Baca Juga: Hasrat Menulis Sesuatu

Mahasiswa yang sudah siap bertemu dosennya. Tidak jadi pulang ke kosan atau ke rumah. Karena kuliah kosong, misalnya.

Temani istri cuci pakaian. Aku bagian hidupkan mesin laundry dan isi air, lalu bawa cucian ke jemuran. Istri mah enak, bagian hidupkan saklar listrik dan putar mesin cuci. Itu juga sukses bisa berbagi tugas dalam sebuah pekerjaan di rumah sehari-hari.

Tak mau kerjasama atau merasa jadi suami hanya cari piti, ya jangan berkeluarga. Mudah bukan?

Kalau punya jabatan di institusi misalnya. Bagian sekretariat siapkan acara dan semua protokol aman tersedia. Pimpinan bagian pidato lalu pencet tombol atau gunting pita peresmian sebuah acara. Itu juga bisa disebut sukses kecil. Organisasi hidup ada kerjanya bukan sekadar nama saja ada pengurusnya.

Bahkan bagi seorang ojek online. Motor sudah dipanasin saat pagi. Sebelum diajak keliling jemput orderan, itu juga sukses kecil. Jadi booster untuk bisa menikmati hidup pada hari itu. Tentu dengan hati senang, riang gembira. Motor bersih, sudah dipanasin, lalu bensin penuh.

Tarik Mangggggg ngojek lagi.

Semua kisah sudah diberikan contoh di atas dan ditulis kisahnya satu demi satu.

Baca Juga: Tinggal Bermanifest Saja

Terus sukses yang besar itu yang bagaimana? Bila contohnya hanya sukses kecil saja. Plus judulnya juga sukses kecil adalah booster?

Sebentar...ternyata pertanyaan itu juga susah saya jawab! Bagaimana kalau Anda? Apa bisa dengan mudah serta cepat menjawabnya?

Seruput kopinya dahulu mas bro. Biar pikiran tetap bisa dipakai buat mikir dan menjawab pertanyaan di atas!

Apabila sukses besar mengacu kepada definisi ahli. Saya kira kita semua paham. Perlu riset, dan baca artikel dahulu yang banyak, yang bahas perihal arti dan maksud sukses besar. Baik individu dan organisasi!

Tapi pada tulisan ini. Aku abaikan itu dahulu. Saya kira, saya lebih tertarik bertanya kepada pengalaman empiris serta pengetahuan yang sudah terkumpul dalam stok sumber pengetahuan pribadi saja.

Baca Juga: Belajar Manajemen Dari Semut Hitam

Tentu ini akan menjadi kebenaran subjektif dan debatable sifatnya. Karena antara saya dan tiap pembaca tulisan ini. Bisa jadi punya pendapat yang tidak sama.

Sukarno-Hatta saat mampu memimpin dan membebaskan bangsa ini dari penjajah. Saya kira itu sukses besar. Seorang Lafran Pane beserta kawan-kawan seperjuangan saat kuliah di Jogja saat itu. Dan mempunyai ide besar untuk mendirikan sebuah organisasi. Dan berhimpun di dalamnya. Untuk berhikmah, berjuang, demi bangsa juga agama. Saya kira itu sukses besar bagi saya. Apalagi ya? Seorang suami juga seorang kepala keluarga tegak lurus berjuang waktu pagi, siang, sore, bahkan malam. Tanpa keluh dan kesah, demi menghidupi keluarganya. Ini benar-benar sebuah sukses besar seorang lelaki dan seorang suami. Tidak itu saja, seorang penulis amatir yang tak pernah berhenti untuk terus membaca dan terus menulis, saya kira itu juga bisa disebut sukses besar.

Terus sukses besar bagi penulis sendiri apa? Yaitu berhasil menyelesaikan tugas-tugas kecil yang dipikul lalu tetap terus berjalan hingga sampai tujuan. Sampai di pelabuhan tujuan, itulah arti sukses besar, sukses yang sejati bagi penulis.


AAS, 18 Februari 2023
Ruang Belajar Rumah Surabaya

Editor : Redaksi