Catatan Mas AAS

Melanjutkan Mimpi Berikutnya

Reporter : -
Melanjutkan Mimpi Berikutnya
Catatan MAS AAS

Duduk di samping pak sopir yang sedang bekerja. Jalan tol sepi yang ke arah Surabaya.

Arah sebaliknya yang ramai!

Baca Juga: Seorang Pemimpin Sejati bukanlah Pencari Konsesus: Ia Pembentuk Konsesus

Meski beragam lagu terputar melalui "Head Unit" yang ada di dalam gerobak roda empat, coba menghibur diri di perjalanan dari Klaten- Surabaya. Tak ayal kebosanan pun seketika hadir juga menghampiri penulis, di saat penumpang yang lain tengah tidur dengan lelapnya.

Dasar kesukaannya memahat menata huruf-huruf latin dijadikan tulisan. Sebagai penghibur diri akhirnya penulis menulis lah.

Karena tujuan pulang ke kampung halaman. Adalah minta restu ke pusara orang tua saat nanti menghadapi UAD (,Ujian Akhir Disertasi) semoga diberi kelancaran.

Jadi kepikiran juga, sepertinya asyik juga bila tulisan-tulisan yang ada di draft disertasi itu di konversi menjadi tulisan di buat buku semisal.

Sebuah tulisan popular yang layak baca, disajikan secara sederhana, dan tentu saja tak menyimpang jauh dari spirit isi disertasi penulis berkenaan dengan persoalan Minat Berwirausaha para mahasiswa di era millenial sekarang!

Masih mengendarai gerobak roda empat dengan gaya Koboy maklum yang nyetir gerobaknya masih anak remaja. Namun bukan tipe generasi strabery sih anaknya. Lebih ke generasi anak desa yang hidup di kota kerjanya sat set wat wet. "Alon-alon Lee!"

"Iki sing nulis, jempol e salah tekan huruf di atas keypard hape terus!"

Sambil cengar-cengir si anak remaja itu pun menjawab," siap!" Dan penulis melihat di dasboard kecepatannya masih sekira 140 km/jam. Edian tenan! Dari sebelumnya 160 km/jam.

Kembali ke draft disertasi. Berharap dalam prosesi melaksanakan UAD nanti berjalan lancar, dan seluruh proses selanjutnya baik revisi hingga ujian di tahap 9 yaitu pengesahan selesai dengan lancar.

Dan penulis bisa ceritakan tiap angle bagaimana tiap-tiap bab di dalam isi disertasi itu ditulis bisa disampaikan dengan gaya penulisan ala tulisan mister AAS selama ini. Tidak baku, tidak kaku, tapi ada alurnya, ada humornya, ada maksudnya, ada pesannya dan bisa dibaca dengan mudah oleh pembaca. Sepertinya asyik kan kalau ada buku yang demikian.

Tahu sendiri kan, setiap karya ilmiah baik: skripsi, tesis, juga disertasi sarat dengan sitasi juga referensi yang presisi dan mutakhir. Dan ditulis dengan cengkok yang baku, kaku, juga sedemikan trikinya. Hanya enak dibaca bagi mahasiswa yang hendak melaksanakan sidang ujian skripsi, tesis, juga ujian akhir Disertasi saja layaknya yang akan dilakukan penulis sebentar lagi.

Namu untuk dibaca kaum awam, sungguh tidak direkomendasikan. Tentu harus banyak di bongkar, dirubah, gaya penyampaiannya. Gaya menulisnya.

Dan menurut hemat penulis ini persoalan yang gampang-gampang susah, asyik dan menyenangkan untuk dikerjakan bukunya.

Baca Juga: Masjid yang Viral di Surabaya: Karena Melayani Kebutuhan Seluruh Umat

Penulis tidak sabar ingin melakukannya segera. Semoga mestakung terjadi, semesta mendukung selalu, amin.

Seperti kita ketahui bersama untuk model penelitian dengan gaya pendekatan kuantitatif macam Disertasi yang dikerjakan penulis. Banyak sekali sitasi yang mesti disertakan untuk mendukung sebuah opini atau pendapat di tiap paragraf, bahkan di tiap kalimat. Dan harus sesuai dengan topik, dan mengalami semacam kurasi yang sedemikian ketat dari tim promotor.

Baik dari bab latar belakang, kajian teori, metode penelitian, hasil dan pembahasan serta yang terakhir simpulan.

Tentu saja penulis akan merasa bebas dan merdeka ketika menulis untuk mengkonversi isi disertasi menjadi sebuah buku dengan gaya popular. Yang pasti tidak akan berhadapan dengan sidang tim promotor dan tim penguji yang acap kali membikin penulis menjadi inferior. Nantinya penulis hanya berhadapan dengan sidang pembaca yang mensyaratkan regulasi dalam menulis yang tidak seketat tulisan draft disertasi, dalam buku konversi yang akan dibuat.

Dan ini salah satu impian penulis selanjutnya, yang harapannya segera bisa diwujudkan usai lulus kuliah S3 di PDIM (Program doktoral ilmu manajemen) FEB UB.

Setelah berhasil membuat buku Urip Iku Urup yang mendapat sambutan hangat dari pembaca. Sepertinya hasrat membuat buku-buku selanjutnya dari Mister AAS semakin tinggi saja!

Masih ditemani oleh lagu-lagunya kang Bon Jovi di dalam gerobak roda empat yang berjalan cukup kencang di jalan tol.

Baca Juga: Hargai Semua yang Anda Miliki

Mimpi penulis ini seketika di lempar ke semesta pada suasana siang yang cerah sekarang, kiranya dengan caranya yang penuh miracle, semesta pasti akan mengantarkan mimpi penulis, berupa buku konversi draft disertasi penulis dengan segera sesuai waktunya semesta!

Gerobak roda empat yang tengah melaju di jalan bebas hambatan wilayah Nganjuk ini menjadi saksi bisu. Sebuah visi besar ini dibuat di deklarasikan.

Semoga semuanya nanti terjadi terlaksana sesuai jadwal yang di buat oleh penulis.

Buku konversi disertasi mister AAS, siap dibuat dan semoga mendapat respon di pasar. Setidaknya mampu memotivasi para lulusan: sarjana, dan magister untuk terus gas pol melanjutkan sekolahnya hingga level doktoral.

Bukan kah yang demikian adalah perbuatan dan sebuah karya yang bisa bermanfaat dan berdampak bagi umat banyak.

Semoga Allah SWT meridhoi. Amin yra.


AAS, 2 Juli 2023
Rest Area Perak Jombang

Editor : Yuris P Hidayat