Sebuah Tekad Dan Pikiran Terbuka Itu Amat Penting
"Perbedaan antara yang tidak mungkin dan yang mungkin terletak pada tekad seseorang!" (Tommy Lasorda)
Melepas penat juga lelah yang mungkin saja menghampiri tubuh. Sembari duduk di kursi emper rumah sambil menikmati suasana hening pada malam ini, sambil mengeja peristiwa yang sempat terjadi dalam satu hari ini tadi, satu demi satu.
Baca Juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut
Ambil positifnya tinggalkan sisi negatifnya begitu kata sang mentor!
Jauh di lubuk hati, dan jauh di dalam melihat perjalanan hidup yang sudah dilewati oleh penulis.
Sungguh diperlukan sebuah *perjuangan* yang tidak mudah: membuat pikiran menjadi lebih terbuka, mau menerima sebuah perbedaan, dan kemudian berani untuk mendidik diri sendiri dengan keras dan memiliki tekad yang kuat untuk meraih sesuatu dengan rasa antusias dan semangat. Sekali lagi itu tidak mudah dimiliki oleh seorang *manusia*.
Karena menyakitkan kadang yang dirasakan! Ego sendiri serasa dicabik-cabik, namun begitulah nasib seorang *murid*, nasib seorang pembelajar, kalau dirasakan apalagi pakai *baper* bikin ngilu itu suasana dalam pikiran juga dalam hatinya.
Ada banyak faktor, seseorang bisa berpikir terbuka, serta memiliki kesadaran untuk terus memperbaiki kepribadian dirinya, dari banyak aspek utamanya: emosi, karakter, dan kapasitas diri.
Ia kadang perlu berlari sangat jauh, untuk mempersiapkan bekal dan amunisi agar bisa berhasil memperbaiki dirinya. Tapi sejarah selalu memberikan sebuah *tamsil* akhirnya akan indah itu nyata!
Tapi pertanyaannya kemudian, siapa orangnya yang berani dan mau membayar maharnya menjadi seorang manusia pembelajar?
Dan di situlah akhirnya penulis begitu menyadari, arti penting sebuah *pendidikan*. Di dalamnya menuntut seseorang mengalami serangkaian pembelajaran di dalam hidupnya! Ada susah ada senang, kadangkala banyak sisi dukanya, bila memiliki mental kerdil!
Boleh jadi lembaga pendidikan formal adalah sebuah *media* paling tepat untuk seseorang bisa belajar dan praktek berpikir terbuka, meski ada ruang debat di situ, apakah benar demikian!
Beberapa peristiwa hari ini, yang mampu penulis lihat, dengar, bahkan baca setiap informasi nya, yang disampaikan oleh kawan. Sedikit membuat tersadar sejenak, sekolah dan kuliah itu adalah sebuah *anugerah* yang di alami bagi seorang manusia. Patut kiranya benar-benar harus bisa *mensyukuri* bisa diperjalankan oleh semesta dapat menuntut ilmu di bangku pendidikan formal!
Bagaimana pun peristiwa yang baru saja dialami oleh rekan penulis, membuat penyadaran yang secara auto menancap dalam benak diri yang terdalam pada penulis malam ini.
Baca Juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah
Motivasi serta spirit sudah diberikan, tanpa jemu. Namun, acap kali motivasi dalam diri sendirilah yang akan menjadi sebuah pemutus bagi lahirnya sebuah takdir bagi manusia tersebut!
Bahwa memanglah benar manusia lah sang kreator kehidupan bukan orang lain, bahkan pada galib-Nya. Tuhan pun ingin sekali kita berubah dahulu, sebelum perubahan itu dihadirkan olehNya dalam kehidupan kita!
Dan beragam peristiwa yang menyertai para penuntut ilmu selalu menjadi *cerita tutur* untuk membuat diri sendiri selalu mawas diri terus menerus.
Bisa jadi tujuan utama orang sekolah, tujuan utama orang kuliah hanya satu saja: membuat kepala dan isi di dalamnya yaitu pikiran ini mau menjadi lebih terbuka akan banyak hal dan apapun, darinya sebuah *kebijaksanaan* dari saripati ilmu pengetahuan akan diperolehnya, begitu yang banyak disampaikan oleh para pendahulu.
Malam ini, duduk di emper rumah sambil *merangkai pikir guna mengukir takdir* pada kehidupan diri penulis di masa mendatang!
Dan faktanya harus diakui oleh penulis sendiri, semakin banyak saja yang tidak diketahui, dan semakin pasti untuk membuka pikiran agar mau lebih terbuka agar ilmu pengetahuan itu bisa mudah dipelajari merasuk melekat di dalam benak ini!
Baca Juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil
Agar tidak terjadi kegagalan karena kemalasan atau kekurangan *tekad* untuk berjuang dalam membayar sebuah *mahar* atas keberhasilan yang ingin diwujudkan!
Mungkin saja yang disampaikan oleh George Bernard Shaw ada benarnya, saat penulis menyimak kejadian pada hari ini seharian tadi: "Mereka yang tidak bisa berubah pikiran, tidak bisa mengubah apapun."
AAS, 02 November 2023
Emper Rumah Rungkut Surabaya
Editor : Nasirudin