Catatan Mas AAS
Sihir Sebuah Pena
Pagi ini penulis ingin membuka sebuah lead tulisan dengan sebuah idiom tentang kuatnya impak sebuah tulisan: "Satu peluru hanya mampu menembus satu kepala, sedang sebuah tulisan bisa menembus puluhan, ratusan, ribuan, bahkan jutaan kepala pembacanya!"
Darinya seseorang bisa mati hatinya dan siap membombardir dengan perilaku merusak, dan sebaliknya bisa melakukan sesuatu yang hebat di dalam hidupnya yang memberi manfaat serta inspirasi kepada banyak manusia! Begitu dahsyatnya sebuah pena.
Baca Juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut
Yes we can, tulisan Barack Obama ini menjadi kata-kata yang cukup magis bagi penduduk Amerika saat itu, hingga mengantarkan kemenangan nya menjadi orang pertama di negeri Paman Sam tersebut. Ini cerita tentang impak positif. Cerita sebaliknya juga dapat menghampiri seorang pemuda di Jerman yang kemudian menjadi seorang Fuhrer yang begitu mematikan bagi sebuah etnis dan sebuah bangsa setelah menulis buku Mein Kampf di hotel prodeo di kamp penjara! Buku di atas mencerminkan begitu dahsyatnya seorang pemuda saat sudah memilih manifesto jalan hidupnya. Dengan keyakinan yang penuh di dalam jiwanya, seluruh penghuni semesta pun bersekongkol membantu mewujudkan mimpi dan cita-cita seorang Hitler. Bahwa kemudian ada sesuatu yang over lap sejarah di jaman berikutnya yang menulis nya sebagai sebuah legacy yang brutal dan buruk dan menjadi tragedi kemanusiaan.
Tidak jarang sebuah script atau sebuah diary banyak dipahat oleh setiap pemuda di negeri ini. Ia menyuarakan sebuah harapan pribadi tentang sebuah mimpi dan harapan. Dalam bentuk tulisan privat yang menyayat serta menyentuh saat di upload menjadi sebuah konsumsi publik. Karena satu demi satu sebuah proposal yang ia rupakan dalam sebuah tulisan dan ditujukan kepada Sang Pemilik Alam Semesta, satu demi satu dikabulkan.
Tentu saja apabila pembaca menengok kembali, kepingan hasrat serta bisa jadi sebuah harapan lawas yang melekat di dalam benak, kini waktu menjawabnya!
Bukankah cerita pendek yang dikemas dalam sebuah narasi yang penuh ajakan persuasif dan inspiratif mampu disampaikan dengan apik dan ciamik. Buku "Chicken Soup For The Soul" mampu memberi motivasi pembacanya untuk terus maju bergerak ke depan. Dan tentunya menambah wawasan dalam menambah kekuatan untuk bisa mengatasi ketakutan yang boleh jadi muncul!
Baca Juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah
Ya, setiap hari adalah hari yang selalu baru, dan semua peristiwa yang terjadi di dalam nya menunggu di capture menjadi sebuah suguhan narasi dalam bentuk sebuah tulisan yang menginspirasi oleh setiap pemahat huruf, siapapun itu!
Huruf-huruf latin ini semakin dikenal juga di sayangi dengan sepenuh hati, ia pun selalu memanggil dan mengingatkan kepada penulis, untuk menenun nya menjadi sebuah karya dalam bentuk aksara pena.
Dalam setiap bangun tidur di kala pagi, penulis selalu dihampiri kebahagiaan yang sedemikian sangat. Untuk menyatukan kosakata terpilih dibuat menjadi sebuah narasi sederhana, dan itu adalah sebuah kebahagiaan yang hakiki bagi penulis!
Baca Juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil
Apa yang akan Anda tulis hari ini kawan?
AAS, 9 November 2023
Kota pahlawan Surabaya
Editor : Yuris. T. Hidayat