Catatan Mas AAS

Pengalaman Mengajar Hari Ini!

Reporter : -
Pengalaman Mengajar Hari Ini!
Mas AAS

Menjadi dosen, juga menjadi seorang tutor. Semua sama-sama bertemu dan berhadapan dengan anak-anak muda, berhadapan dengan mahasiswa di dalam kelas. Lalu merajut relasi dan terjadi komunikasi. Kemudian berdiskusi membahas sebuah materi, mata kuliah.

Bertemu mereka bagi penulis, sudah membetot perhatian tersendiri. Tidak saja muncul rasa senang, juga tumbuh rasa antusiasme yang besar. Menjadi teman dan partner mereka para mahasiswa itu berdiskusi. Berembug seputar materi, dan membuat sebuah ruang bebas dan merdeka untuk para pembawa perubahan peradaban di masa depan tersebut mau take action : berpikir, berbicara, dan menyampaikan argumentasi nya. Ruang kelas menjadi hidup dengan munculnya pikiran kritis bersama, baik pertanyaan yang diajukan sang dosen, maupun jawaban yang mampu diberikan sang mahasiswa. Menariknya profesi dosen atau tutor barangkali di situ sih menurut hemat penulis!

Baca Juga: Seorang Pemimpin Sejati bukanlah Pencari Konsesus: Ia Pembentuk Konsesus

Setelah bersibuk ria menjadi fasilitator kelas dalam tiga kali pertemuan dalam hari yang sama hari ini, Minggu! Memantik mahasiswa berpikir kritis, selalu berusaha mempertanyakan akan sebuah konsep perihal sesuatu. Barangkali sudah menjadi sego jangan pengalaman panjang penulis melewati hari-harinya, saat dahulu pernah menjadi mahasiswa, dan sekarang dalam posisi sebagai fasilitator kelas, menyoal teori dan penerapannya dalam ranah praksis keseharian.

Namun saat menjumpai perilaku mahasiswa yang terus tetap antusias menikmati proses belajar di dalam kelas. Dalam waktu yang tidak sebentar, setiap pertemuan hampir dua jam non stop. Memang perlu kreatifitas seorang fasilitator dalam meng-handling kelasnya.
Tak pelak tidak cukup bermodal materi yang sudah terangkum apik dalam sebuah ppt dan saat membuat nya pun melalui mesin artificial inteligen (AI) yang memiliki gradasi tampilan yang apik banget, karena canva pun kalah, meski sudah sering digunakan oleh penulis sebelumnya! Kecakapan lain macam kemampuan public speaking, membuat ice breaking yang sepadan dengan materi yang dibawakan, lalu menjadi host kayaknya seorang moderator yang adil memberi kesempatan untuk setiap mahasiswa sanggup dan berani berbicara di dalam sebuah kelas, menjadi tantangan dan juga peluang untuk menempa pengalaman mengajar yang sedemikian berguna. Menciptakan suasana yang kualitasnya sama, sama-sama hidup kelasnya, meski banyak kelas yang dijalani, benar-benar sesuatu! Sesuatu bagi sang mahasiswa juga sesuatu bagi sang fasilitator kelas!

Sore ini setelah semua pekerjaan mengajar. Selesai ditunaikan. Sambil rehat di warung kopi. Dan benar-benar secangkir kopi yang disediakan oleh si penjaga warkop. Sedemikian enaknya. "Benar-benar enak, atau karena benar-benar lelah, setelah seharian di dalam kelas menjadi artis dadakan?" Sepertinya keduanya sama-sama sedang dialami penulis sore ini: lelah bisa jadi, senang sudah semestinya. Karena menjumpai anak-anak muda yang begitu antusias berdiskusi di dalam kelas, hingga bel panjang berbunyi, sebagai tanda jam mengajar selesai, diskusi itu pun masih berlangsung dan terjadi!

Baca Juga: Masjid yang Viral di Surabaya: Karena Melayani Kebutuhan Seluruh Umat

Sore ini mister AAS jadi bisa belajar juga mendapat ilmu. Setidaknya setelah melebur dengan mahasiswa di Sidoarjo, seharian ini tadi. Jadi semacam di sadarkan kembali untuk selalu merawat dan memelihara beberapa kompetensi yang wajib dikuasai antara lain: Memiliki metode dan strategi mengajar yang efektif dan kreatif. Lalu mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan interaktif, serta mampu memberikan penilaian yang objektif dan konstruktif kepada mahasiswa. Itu semua sangat dibutuhkan oleh semua mahasiswa untuk bisa berkembang dan mencapai potensi terbaiknya.

Alhamdulillah. Mahasiswa pun senang, tutor pun riang. Biarlah lelah itu menghampiri, namun rasa mupangat bermanfaat bagi orang lain, sebagai seorang manusia itu terjadi dialami sore ini, sembari memahat huruf di warung kopi! Sebagai media untuk me-release penat yang terjadi!

Baca Juga: Hargai Semua yang Anda Miliki

Demikian...


AAS, 19 Mei 2024
Warkop Kemantren Sidoarjo

Editor : Nasirudin