Bupati Blitar Buka Pelatihan BCM di Pendopo Sasana Adhi Praja

Reporter : -
Bupati Blitar Buka Pelatihan BCM di Pendopo Sasana Adhi Praja
Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah membuka Pelatihan Baca, Cerita dan Menyanyi (BCM) di Pendopo Sasana Adhi Praja, Senin (16/09/2024).

Blitar, JatimUPdate.id - Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah membuka Pelatihan Baca, Cerita dan Menyanyi (BCM) dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur'an - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) Jawa Timur, di Pendopo Sasana Adhi Praja, Senin, (16/09/2024). Kegiatan ini juga dalam rangka Milad ke-47 BKPRMI.

Bupati Rini Syarifah dalam sambutannya mengungkapkan, tantangan zaman semakin kompleks. Sehingga suka tidak suka, mau tidak mau, kita semua harus berdaptasi, termasuk harus mengubah metode mengajar agar siswa menjadi senang, gembira. Hal ini tentu juga menjadi PR bagi panjenengan semua, bagaimana Baca, Cerita dan Menyanyi (BCM) ini digemari oleh murid.

Baca Juga: Ponpes Al Fattah Gelar Kirab Maulid Nabi bersamaan Pembukaan PKKMB Universitas Billfath

Menurutnya, guru yang baik adalah guru yang tidak saja cakap tapi juga bisa membuat murid senang dan betah berlama-lama di dalam kelas mendengar penjelasan sang guru. Namun tidak semua guru bisa seperti itu. Sehingga perlu adanya pelatihan seperti yang dilaksanakan pada hari ini.

"Untuk itu saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Karena pelatihan BCM ini benar-benar akan meningkatkan kualitas dan keterampilan guru dalam mengajar yang menyenangkan." ungkapnya.

Baca Juga: Raluna Coffee Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Kajian Sirah Nabawiyah Diganti dengan Peringatan



Bupati Rini Syarifah menambahkan, Guru merupakan kunci bagi kesuksesan belajar murid. Barangkali ada murid tidak suka terhadap pelajaran tertentu karena faktor tidak senang dengan cara mengajar sang guru. Oleh karena itu, metode mengajar guru sangat penting agar sebisa mungkin dapat menciptakan suasana yang santai dan menyenangkan tanpa harus kehilangan substansi materi pelajaran.

Terlebih untuk guru yang mengajar anak TK dan SD. Tentu selain ekstra sabar, telaten juga harus mempunyai keterampilan yang lebih untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Mengingat, kondisi belajar yang menyenangkan, di antaranya berasal dari cara mengajar guru. Jika suasana mengajar enak, hati anak menjadi gembira, menerima pelajaran dengan senang dan inilah kesuksesan seorang guru.

Baca Juga: Khofifah: Maulid Nabi Momentum Rawat Harmoni dan Kedamaian

"Untuk itu mari, ikuti kegiatan ini dengan serius, aplikasikan ilmu yang panjenengan dapat di lembaga sekolah masing-masing. Dan saya berpesan, tetap ikhlas, semangat bapak/ibu dalam mendedikasikan diri mewujudkan anak-anak hebat, cerdas, berkarater dan mampu berdaya saing menuju Indonesia emas 2045." pungkasnya. (Mrs/Kmf/Adv)

Editor : Redaksi