Bawaslu Surabaya Gelar Deklarasi Damai, Novli: Komitmen Pemilihan Damai, Berbudaya dan Guyub Rukun

Reporter : -
Bawaslu Surabaya Gelar Deklarasi Damai, Novli: Komitmen Pemilihan Damai, Berbudaya dan Guyub Rukun
Novli bersama jajaran Bawaslu Surabaya, dok Jatimupdate.id/Roy

Surabaya, JatimUPdate.id – Bawaslu Surabaya menggelar deklarasi damai pada pemilihan tahun 2024, bertajuk "Ikrar Pemilihan Berbudaya Pemilihan Guyub Rukun", di Bima Restaurant, pada Rabu (9/10) malam. 

Ketua Bawaslu Surabaya, Novli Bernado Thyssen, deklarasi damai merupakan bentuk komitmen seluruh elemen masyarakat dan peserta Pilkada menjaga pemilu damai dan berintegritas. 

Baca Juga: Ketua IKA PMII Perjuangan Unitomo Ucapkan Selamat kepada Eri - Armuji: Ingatkan Jangan Jemawa  

"Ini adalah wujud komitmen kami kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya dan peserta pemilihan kepala daerah, untuk mendeklarasikan pemilihan yang damai, berbudaya, dan guyub rukun," kata Novli.

Novli meyakini, kota Surabaya dapat menjadi percontohan dalam hal berdemokrasi, sebab kesiapan pengawasan dan pelibatan masyarakat juga Bawaslu sudah disiapkan sedemikian rupa. 

Pun Bawaslu juga telah membuka posko pengaduan di setiap kecamatan dan kelurahan, serta menjamin kerahasiaan identitas pelapor untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat yang melaporkan pelanggaran.

Baca Juga: Pantau Rekapitulasi Suara Tingkat Kecamatan, POSNU Jatim Prihatin, Sebut Rawan Pesanan 

"Kami membuka kanal pengaduan di setiap kecamatan agar masyarakat bisa melaporkan dugaan pelanggaran, seperti netralitas ASN, mobilisasi bansos, intimidasi pemilih, hingga penyebaran hoaks di media sosial," tambahnya.

Selian itu, Bawaslu Surabaya juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengawasi penyebaran hoaks di media sosial, serta tantangan menghadapi politik uang yang terjadi dalam setiap pemilu.

Baca Juga: Unggul versi Quick Count, PKS Surabaya Ucapkan Selamat kepada Eri - Armuji

"Kami bekerja sama dengan kepolisian mendeteksi akun yang menyebarkan informasi palsu, sedangkan money politics selalu menjadi tantangan. Sulitnya mendapatkan alat bukti dan keterangan saksi menjadi salah satu hambatan utama kami dalam menangani kasus ini." demikian Novli 

Sebagai informasi: Deklarasi damai dihadiri Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, perwakilan KPU, Forkopimda, tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Sekda kota Surabaya M Ikhsan, Pimpinan DPRD Surabaya Arif Fathoni dan perwakilan 16 partai politik, camat, dan Panwascam se-Kota Surabaya. (Roy)

Editor : Ibrahim