Setengah hari ini tadi. Boleh dikatakan penulis bersama kolega sedang bekerja secara profesional sebagai seorang auditor di sebuah perusahaan. Yang membuat
Opini
Kacang Ora Ninggal Lanjaran
Semalam aku berjalan dan berkeliling ingin menemukan bagaimana seorang Sukarno berpikir lalu menyampaikan ide dan gagasannya lewat sebuah tulisan. Kemudahan
Roda Pedati Berputar
Janjian dengan kolega jam 09:00 WIB di kantor Indopol Jawa Timur di daerah Jambangan. Telah menjadi kebiasaan penulis bisa datang on time menghadiri sebuah
Pak Joyo dan Bu Joyo: Sarimbit Jualan Nasi Goreng!
Ada beberapa kata yang terselip di dalam benak pada saat mengendarai roda dua tadi: dusun kecil, hujan, rombong nasi goreng, dan sepasang suami istri. Sebuah
Hidup Bisa Memilih: Menjadi Elang atau Bebek!
Memulai pagi yang baru di Kota Pahlawan. Sudah bertemu dengan kegiatan domestik yang rutin, antar istri ke pasar. Dan seperti biasanya, diri ini menunggu di
Nangkadak
Mahasiswa menanyakan soal yang tidak terlalu mudah untuk dijawab. Pertanyaan mahasiswa itu adalah, mengapa di tengah-tengah orang-orang yang sering
Cintailah Apa Yang Kau Kerjakan, Termasuk Menulis!
Kata siapa mengarang itu gampang. Kata siapa juga mengarang itu fun! Sekali-kali itu tidak benar. Mengarang itu gampang, karena seorang Arswendo Atmowiloto
Waktu Berjalan Pelan Saat Di Kampung Halaman!
Seakan waktu terasa lambat saat sejenak berada di kampung halaman. Sepertinya sudah banyak beraktivitas sedari tadi pagi, namun tetap saja suasana sore apalagi
Mrengeti Nyadran: Besik, Nyekar, Kembul Bujono, Marak Sowan Leluhur
Masyarakat Jawa mengenal tradisi nyadran atau Sadranan yang biasanya dilakukan saat di bulan Sya'ban (Kalender Hijriyah) atau Ruwah (Kalender Jawa). Untuk
Pak Umaidi Radi dalam Obituari
Sore menjelang petang, dalam sebuah WAG, sepotong berita duka datang. Bapak Drs. H. Umaidi Radi, MA., yang akrab dipanggil “Pak Um”, telah berpulang ke Rah