Jawa Timur Memulai Program Renovasi dan Pembangunan 300 Rumah Layak Huni

Reporter : Redaksi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sedang memasang keramik pada rumah tidak layak huni yang tengah di renovasi.

 


Probolinggo, JatimUPdate.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memulai renovasi dan pembangunan 300 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di wilayah kerja Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya.

Baca juga: Menteri Desa Dijadwalkan Hadiri Acara Silaturahmi Alim Ulama dan Rakernas di Ponpes Amanatul Ummah Surabaya

Program ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas hunian masyarakat pesisir dan mendukung visi nasional dalam memenuhi kebutuhan perumahan layak.

Tanda dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan simbolis pemasangan keramik pertama oleh Gubernur Khofifah di salah satu rumah warga Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi program renovasi rumah yang berfokus pada peningkatan standar hidup masyarakat, Senin (4/8/2025)

Khofifah menegaskan, proyek ini sejalan dengan inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah — baik baru maupun renovasi — sebagai bagian dari program nasional perumahan.

Di tingkat provinsi, Pemprov Jawa Timur telah menjalin kemitraan selama satu dekade untuk membangun RTLH menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.

“Data terbaru mencatat sejak 2024 sebanyak 7.727 rumah telah dibangun oleh Lantamal V Surabaya. Pada tahun 2025 ini, kami menargetkan renovasi 300 rumah, dengan distribusi 100 unit di Kabupaten Probolinggo, 100 unit di Kota Probolinggo, 70 unit di Kabupaten Pasuruan, dan 30 unit di Kabupaten Magetan,” jelas Khofifah.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas peran aktif Angkatan Laut melalui Lantamal V Surabaya yang konsisten mendukung pembangunan RTLH.

Baca juga: Khofifah Bantah Terima Ijon 30 Persen Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

Harapannya, proyek ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pengentasan kemiskinan di daerah-daerah tersebut.

“Kami optimis dalam waktu 90 hari ke depan, total 8.027 rumah akan selesai dibangun. Khusus di Desa Randutatah, terdapat 34 rumah yang menjadi fokus renovasi,” tambahnya.

Komandan Lantamal V, Laksamana Muda TNI Dr. Arya Delano, menjelaskan bahwa penentuan rumah yang akan direnovasi dilakukan berdasarkan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan evaluasi data yang akurat.

Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan rumah yang direnovasi memang layak menerima program tersebut.

Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar

“Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan laut, mayoritas RTLH yang kami tangani adalah milik warga pesisir. Kami memohon doa serta dukungan agar TNI Angkatan Laut dapat terus berperan aktif dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Peluncuran renovasi 300 unit RTLH oleh Gubernur Jawa Timur ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program perumahan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut.

Dengan fokus pada peningkatan kualitas hunian warga pesisir, program ini diharapkan mampu memperbaiki kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan secara signifikan.

Masyarakat diajak untuk turut mengikuti perkembangan dan memberikan dukungan agar tujuan mulia ini dapat tercapai dengan optimal. (dek/pm/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru