Anggaran Turun, Komisi A Minta Satpol PP Tingkatkan Kualitas SDM 

Reporter : Ibrahim
Yona Bagus Widyatmoko, dok jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko meminta Satpol PP kota Surabaya tidak dismotivasi meskipun anggaran 2026 terkoreksi turun menjadi Rp150 miliar

"Anggaran Satpol PP memang kan terkoreksi turun ya, yang diajukan dari APBD 2025 Rp155 miliar, kemudian di tahun 2026 ini terkoreksi turun menjadi Rp150 miliar." beber Yona, melalui rekaman suara yang diterima Jatimupdate, Selasa (21/10).

Baca juga: Harus Berdiri di Jalan Raya, Kos-kosan di Perkampungan Surabaya Berpotensi Gulung Tikar

Kendati Bujet Satpol PP turun, Yona mengaggap postur anggaran Satpol PP masih cukup besar 

Sehingga ia mendorong Satpol PP untuk melakukan pembinaan manpower yang jumlahnya mencapai ribuan.

"Nah kami menitik beratkan terkait dengan program anggaran yang cukup, postur anggaran yang cukup besar ini khususnya di pembinaan SDM bahwa Satpol PP ini total memiliki manpower totalnya 1.477 orang Satpol PP Kota Surabaya." beber Yona.

Legislator Partai Gerindra itu merinci, SDM Satpol PP Kota Surabaya 79 PNS, 761 PPPK, dan 637 pegawai kontrak atau outsourcing. 

Baca juga: Atur Rumah Kos dan Kos-kosan, Pansus Hunian Layak: Rumah Kos Bisa Dijadikan Alamat Domisili 

Maka dari itu, Yona menekankan kebijakan pemerintah terkait moratorium PPPK tidak menghilangkan semangat Satpol PP utamanya yang berstatus kontrak.

"Maka harus dikuatkan dengan chance of belonging. Terlebih oleh Kepala Satpol PP, dengan program dropping ke kecamatan dan kelurahan sejumlah 657 yang dropping ke kelurahan," tutur Yona.

Yona memaparkan, meskipun 657 personel Satpol PP didropping ke kelurahan, fungsi mereka sebagai Linmas.

Baca juga: HUT ke-18 Gerindra, Legislator Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Kawal Program Prabowo

Selain itu, Yona memastikan tidak ada rekrutmen baru untuk Satpol PP kota Surabaya.

"Tapi itu yang ada tambahan fungsi dari rekan-rekan Satpol PP yang dropping di kecamatan sebagai tenaga Linmas. Dalam konteks menghidupkan kembali yang dulu itu ada Linmas, ini akan difungsikan kembali. Namun tidak melakukan rekrutmen baru," demikian Yona Bagus Widyatmoko. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru