Jakarta, JatimUPdate.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan percakapan melalui konferensi video dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Sabtu, (22/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak berencana meluncurkan secara resmi Indonesia–UK Strategic Partnership, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara.
Baca juga: Tiga Dekade Jaga Amanah Kurban, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso dan Jemaah Singapura Sembelih 941 Hewan
Dalam pembahasan sektor maritim, kedua pemimpin sepakat memperkuat Maritime Partnership Program, termasuk kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum.
Kedua pemimpin juga membahas percepatan Economic Growth Partnership.
Baca juga: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026, Anggaran Tembus Rp100 Miliar
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Di sektor pendidikan, PM Starmer memberi perhatian terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia dan menyampaikan komitmen pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.
Baca juga: Prabowo dan Gagasan tentang Generasi Pencipta Kerja
Selain isu bilateral, Presiden Prabowo dan PM Starmer turut membahas perkembangan situasi di Gaza, termasuk kebutuhan mendesak untuk menghadirkan stabilisation force internasional demi perlindungan warga sipil dan kelancaran bantuan kemanusiaan.
Pertemuan virtual tersebut menandai langkah awal penting menuju agenda bersama pada awal tahun mendatang, serta mempertegas komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan yang inklusif, visioner, dan saling menguntungkan. (rilis/yh/ya)
Editor : Yoyok Ajar