Luncurkan Secara Resmi Indonesia–UK Strategic Partnership

Presiden RI Prabowo Subianto Lakukan Video Conferensi Dengan PM Inggris Keir Starmer

Reporter : Yuris. T. Hidayat
SuasanaPresiden RI Prabowo Subianto Lakukan Video Conferensi Dengan PM Inggris Keir Starmer.

Jakarta, JatimUPdate.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan percakapan melalui konferensi video dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Sabtu, (22/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak berencana meluncurkan secara resmi Indonesia–UK Strategic Partnership, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara.

Baca juga: Pemerintah Benahi Program MBG, Target Satu Bulan Tuntaskan Hambatan dan Perkuat Tata Kelola

Dalam pembahasan sektor maritim, kedua pemimpin sepakat memperkuat Maritime Partnership Program, termasuk kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum.

Kedua pemimpin juga membahas percepatan Economic Growth Partnership.

Baca juga: Rosan Roeslani : Realisasi Investasi Semester I 2026 Capai Rp1.010,6 triliun, Setara 49,5 persen Dari Target 2026

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, PM Starmer memberi perhatian terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia dan menyampaikan komitmen pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Grounbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela Di Kab. Kepulauan Tanimbar

Selain isu bilateral, Presiden Prabowo dan PM Starmer turut membahas perkembangan situasi di Gaza, termasuk kebutuhan mendesak untuk menghadirkan stabilisation force internasional demi perlindungan warga sipil dan kelancaran bantuan kemanusiaan.

Pertemuan virtual tersebut menandai langkah awal penting menuju agenda bersama pada awal tahun mendatang, serta mempertegas komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan yang inklusif, visioner, dan saling menguntungkan. (rilis/yh/ya)

Editor : Yoyok Ajar

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru