Dugaan Keracunan MBG, Ketua DPRD: Evaluasi Standar Higienitas Makanan

Reporter : Advertorial
Syaifuddin Zuhri, dok Jatimupdate.id/Jds

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri menganggap kasus dugaan keracunan MBG yang menimpa 200 siswa di kota Pahlawan menjadi alarm serius bagi pelaksanaan MBG

"Utamanya dapur penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," kata Syaifuddin, Selasa (12/5).

Baca juga: DPRD Dukung Rencana Pemkot Surabaya Jadikan Buku 'Bung Karno: Aku Arek Suroboyo' Jadi Materi Ajar SD-SMP

Kendati begitu, Syaifuddin menekankan MBG tetap harus berjalan. 

Ia juga mengimbau pengawasan dan standar higienitas makanan harus dilakukan evaluasi.

“Kalau melihat situasi sekarang, MBG tetap jalan. Tapi paling tidak harus ada standarisasi dalam melakukan kontrol agar supaya tidak terjadi kembali,” tambah Syaifuddin.

Syaifuddin menegaskan, keamanan pangan tidak cuma dilihat dari kondisi fisik makanan saja. 

Baca juga: Baru 39 Persen Pekerja Tercover BPJS, DPRD Surabaya Godok Raperda Sanksi Perusahaan Nakal

Namun tutur dia, dipastikan memenuhi standar higienitas, kandungan bahan makanan, hingga proses pengolahan dan distribusi.

“SOP-nya mungkin hanya melihat basi atau tidak. Nah bagaimana MBG ini terus berjalan tapi juga harus ada standar higienis. Apakah makanan itu benar-benar aman, tidak beracun atau tidak mengandung sesuatu yang mengakibatkan keracunan, ini yang harus dipastikan,” ujarnya.

Syaifuddin mendorong kasus serupa tidak terjadi lagi ke depannya, agar tak menimbulkan traumatik siswa maupun orang tua murid.

Baca juga: Banjir Surabaya Perlu Langkah Terintegrasi, Eri Irawan: Drainase Berbasis Beton Tak Cukup

Ia pun mengapresiasi langkah cepat tenaga kesehatan, sekolah, dan pihak terkait dalam menangani dugaan kerucanan MBG tersebut.

"Respons cepat penting untuk mencegah kondisi siswa semakin memburuk," beber Syaifuddin Zuhri. (Roy)

Editor : Advertorial

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru