Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong Pemkot segera membagikan komposter dan lubang biopori di tiap RT/RW untuk meminimalisir permasalahan sampah di kota Pahlawan.
"Insya Allah tidak lama lagi akan diluncurkan oleh Pemkot," tutur Eri, Jum'at (22/5).
Baca juga: Soal Temuan Skabies Hewan Kurban, Legislator PDIP Desak Kelurahan Aktif berkoordinasi dengan DKPP
Legislator PDI Pejuangan itu mengaku, dirinya sudah melakukan gerakan tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Aksi nyata tersebut kata Eri digalakkan disejumlah RW binaan dengan menyediakan tampungan botol plastik.
"Gerakan ini perlu kita dorong, dan saya sendiri secara pribadi sudah menggerakkan, tegas Eri.
Eri berharap komposter dan lubang biopori dapat menekan tingginya pembuangan sampah di TPS maupun TPA.
Baca juga: Reses di Kampung Nelayan, Abdul Ghoni Dorong Kawasan Maritim Bulak Berkelanjutan
Maka dari itu, Eri mendorong DLH tidak hanya fokus pada pemilahan sampah berbasis sumber.
Sebab papar Eri biopori itu sangat mudah tak memakan anggaran besar seperti komposter
"Sangat murah satu lubang cuma habis Rp20 ribu, bahkan bisa lebih murah Rp10 ribu tergantung pipanya. Kalau model komposter agak lebih mahal," jelas Eri.
Baca juga: Cahyo Serap Aspirasi Masyarakat di Wonokromo, Warga Soroti Bantuan Kuliah dan Mutasi Camat
Eri menjelaskan, lubang biopori berfungsi meneteskan sampah makanan menjadi air Lindi untuk diproduksi pupuk cair dan padat.
Kendati begitu, untuk pupuk padat diperlukan tetesan air tebu untuk meminimalisir bau.
"Kalau pupuk padat di atasnya ditambahi cairan tetes tebu untuk mengurangi bau bersama ekoensimnya untuk mempercepat penguraian," beber Eri Irawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman