Golkar Surabaya Petakan Skenario Pemekaran Dapil, Target 10 Kursi pada Pemilu 2029

Reporter : Ibrahim
Akmarawita Kadir, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Akmarawita Kadir mengatakan partainya telah melakukan koordinasi internal dan pemetaan data untuk menghadapi potensi pemekaran dapil serta penambahan kursi DPRD Surabaya pada Pemilu 2029.

Akmarawita mengatakan pemetaan dilakukan dengan membuat sejumlah proyeksi berdasarkan kemungkinan jumlah dapil di Surabaya. 

Baca juga: Jerat Gila Biaya Sekolah 

Golkar, kata dia, telah menyiapkan skenario jika Surabaya memiliki tujuh, delapan, hingga sembilan dapil.

“Kalau koordinasi internal pasti sudah, dan itu sudah lama. Dan kami juga sudah melakukan pemetaan data, ya, terhadap pemetaan data itu tentu saja dengan proyeksi ke depan,” kata Akmarawita, Sabtu (19/9).

Menurut dia, sejumlah langkah tersebut telah disiapkan partai sehingga Golkar tinggal menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait jumlah dapil yang akan diterapkan di Surabaya.

“Kalau dapil 7 seperti apa, kalau dapilnya 8 seperti apa, dapilnya 9. Jadi langkah-langkah itu yang kita sudah punya sebenarnya. Jadi kita tinggal tunggu aja keputusannya dari pusat, Surabaya ini mau dijadikan berapa dapil,” urai dia.

Selain mempersiapkan  menghadapi perubahan dapil, Golkar Surabaya memasang target peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029. 

Akmarawita menyebut partainya menargetkan meraih 10 kursi DPRD Surabaya, naik dari lima kursi yang dimiliki saat ini.

Baca juga: Imam Syafi’i Soroti Beban Seragam Sekolah dan Ketepatan Data Desil Penerima Bantuan

“Target kita sama dengan DPD Kota dan di wilayah-wilayah lain, ya, yaitu meningkatkan jumlah suara. Jadi insyaallah ya, Partai Golkar Surabaya ini menargetkan 10 kursi,” katanya.

Akmarawita mengatakan target tersebut telah menjadi komitmen sejak jajaran kepengurusan DPD Partai Golkar Surabaya dilantik dan dikukuhkan. 

Kenaikan jumlah kursi itu akan ditempuh melalui berbagai strategi, termasuk memperkuat kerja partai di tingkat paling bawah.

“Banyak strateginya. Salah satunya itu tadi, memadatkan program-program kerja yang ada di tingkat PK dan PL, karena suara itu asalnya memang dari tingkatan yang paling bawah, dari akar-akarnya,” tegas dia.

Baca juga: Ajeng Wira Wati Dukung Pemkot Surabaya Gandeng Kampus Latih Guru Inklusi

Menurut Akmarawita, penguatan struktur partai akan dilakukan mulai dari tingkat kelurahan hingga lingkungan masyarakat. 

Ia menyebut basis suara Golkar juga berkaitan dengan RT dan keluarga.

“Nah, jadi dengan adanya slogan ‘Golkar Surabaya Selalu di Hati Arek Suroboyo’, ini in line dengan program-program kerjanya, mulai dari Kota Surabaya, kecamatan, sampai ke kelurahan,” demikian Akmarawita Kadir. (Roy/Yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru