Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron mengatakan fokus proyek infrastruktur di kota Pahlawan menitik beratkan pada pembangunan drainase.
Kendati begitu, Buchori menyebut serapan anggaran proyek tersebut berjalan tidak maksimal.
Baca juga: Rumor Jakarta Siaga Satu, Ketua DPRD Optimis Surabaya Aman dan Kondusif
"Ya sebenarnya yang paling fokus utama itu drainase tapi nyatanya kan, terkendala anggaran," kata Buchori, Sabtu (7/11).
Buchori menambahkan proyek drainase membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Misalnya proyek drainase tengah kota,
Sebab, beber Buchori proyek itu menelan anggaran fantastis karena nilai kontraknya cukup besar.
Baca juga: Ketua Komisi B DPRD Surabaya Desak 10 November Jadi Libur Nasional
Sayangnya papar Buchori proyeksi tersebut terkendala minimnya serapan anggaran.
"Tapi kalau enggak ada dana, gimana?" tukas Buchori.
Buchori menyebut dampak minimnya anggaran tersebut juga berakibat tersendatnya proyek drainase perkampungan.
Baca juga: Komisi B Minta Pemkot Surabaya Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Nataru
Padahal urai Buchori proyek drainase perkampungan bagian Pokir atau Pokok-Pokok Pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
"Drainase perkampungan ini mestinya yang terkait dengan pokir, itu kan juga drainase perkampungan. Tapi kan kenyataannya sekarang tidak berjalan," demikian Buchori Imron. (Roy/Yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat