Jakarta, JatimUPdate.id - Ketua PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta, M. Fauzan Irvan, menyebut Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai sosok kader yang memiliki kesetiaan dan loyalitas dalam perjuangan politik. Ia menegaskan, rekam jejak serta pengabdian Bahlil tidak semestinya dinilai hanya berdasarkan tudingan atau opini yang belum terbukti.
Pernyataan tersebut disampaikan Fauzan menyusul berkembangnya isu yang mengaitkan Bahlil dengan dugaan pertemuan bersama sejumlah petinggi Polri sebelum pengungkapan kasus penyadapan ilegal. Fauzan menyatakan dukungan terhadap sikap Bahlil yang berencana mengambil langkah hukum melalui somasi kepada pihak-pihak yang melontarkan tudingan tersebut.
Baca juga: AMPG DKI: Kurban Bahlil Bukti Golkar Hadir Nyata untuk Masyarakat
Menurut Fauzan, setiap tuduhan di ruang publik harus disertai fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan agar kebebasan berpendapat tidak dijadikan sarana membangun narasi yang berpotensi merugikan nama baik seseorang.
“Kami mendukung sikap tegas Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia. Setiap tuduhan harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ruang publik dipenuhi spekulasi dan informasi yang belum teruji kebenarannya,” ujar Fauzan lewat keterangannya, Sabtu (07/11).
Fauzan Sebut Bahlil Punya Loyalitas dan Komitmen Politik
Fauzan menilai Bahlil merupakan kader yang telah menunjukkan komitmen dan kesetiaan dalam perjalanan politik Partai Golkar. Karena itu, ia meminta semua pihak tidak terburu-buru memberikan label negatif kepada seseorang hanya berdasarkan asumsi atau informasi yang belum dibuktikan.
“Bahlil adalah loyalis sejati. Beliau merupakan kader yang memiliki komitmen, kesetiaan, dan keberanian dalam perjuangan politik. Jangan mudah melabeli seseorang sebagai pengkhianat hanya berdasarkan asumsi atau opini yang belum terbukti. Rekam jejak dan pengabdian seseorang harus dilihat secara utuh, bukan dipelintir melalui narasi yang tidak berdasar,” tegasnya.
Ia juga menilai rencana Bahlil menempuh langkah hukum merupakan hak setiap warga negara dalam mempertahankan kehormatan dan nama baik. Menurutnya, pihak yang memiliki tuduhan harus membuktikannya melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Baca juga: Golkar Perkuat Sekolah Swasta Gratis demi Pendidikan Inklusif di Jakarta
Fauzan berharap polemik yang berkembang tidak mengganggu konsolidasi internal Partai Golkar. Ia menilai seluruh kader perlu tetap menjaga komitmen organisasi dan mengarahkan perhatian pada agenda perjuangan politik serta pengabdian kepada masyarakat.
AMPG DKI Pastikan Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil
Lebih lanjut, Fauzan menegaskan bahwa AMPG DKI Jakarta tetap solid mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Ia menyebut kader muda Golkar memiliki tanggung jawab menjaga marwah dan kehormatan partai.
“Sebagai kader muda Golkar, kami memiliki tanggung jawab menjaga marwah dan kehormatan partai. Loyalitas bukan sekadar slogan, melainkan sikap yang dibuktikan melalui komitmen, konsistensi, dan keberanian dalam menjalankan perjuangan organisasi,” tambahnya.
Baca juga: Santuni Yatim Piatu, AMPG DKI Tebar Nilai Kepedulian Ramadan
Ia mengajak generasi muda Golkar untuk membuktikan loyalitas melalui kerja nyata, konsistensi, serta kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, soliditas organisasi harus menjadi modal untuk memperkuat peran Partai Golkar dalam kehidupan politik nasional.
“AMPG DKI Jakarta tetap solid bersama Ketua Umum. Kami ingin energi kader muda diarahkan untuk bekerja, berkarya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Golkar membutuhkan kader yang loyal, berintegritas, dan berani menjaga kehormatan partai,” tutup Fauzan.
AMPG DKI Jakarta pun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga loyalitas kader, memperkuat soliditas organisasi, dan mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia dalam membesarkan Partai Golkar (*)
Editor : Redaksi