Surabaya, JatimUPdate.id - Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Zuhrotul Mar'ah berharap, siapapun yang ditunjuk menjadi PJ Walikota Surabaya tetap memprioritaskan pelayanan publik utamanya kesejahteraan sosial.
Hal itu disampaikan Zuhro menyikapi berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Eri Cahyadi-Amuji, pada 22 September 2024.
Baca juga: Perkuat Dukungan Program Ketahanan Pangan Fathoni Dorong Perbaikan Akses Tambak Medokan Ayu
"PJ yang akan datang itu tetap memprioritaskan pelayanan publik terutama untuk masalah-masalah kesejahteraan sosial ya," kata Zuhro, saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (19/9).
Selain itu, Zuhro menekankan PJ Walikota Surabaya juga tetap melaksanakan intervensi kepada masyarakat dengan baik, serta bersikap netral hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
Baca juga: Komisi A Dukung Hotline Pengaduan hingga RTRW, Warga Tak Perlu Menunggu Viral
"Intervensi ke masyarakat itu tetap dilaksanakan dengan baik, juga PJ nanti itu tidak tidak terpengaruh oleh calon walikota dalam hal kampanye gitu ya," tegas Zuhro.
Pasalnya sebut Zuhro, dengan bersikap netral tidak akan terjadi pelanggaran di tahapan Pilwali Surabaya, yang dilakukan
oleh calon walikota dan wakilnya.
Baca juga: Respons Ultimatum DPRD: Raperda Banjir Tinggal Finalisasi Pendanaan, Singgung BBWS dan Pemprov Jatim
Selain itu, dia juga berharap PJ Walikota Surabaya tidak membuat peraturan-peraturan yang menimbulkan polemik dikemudian hari
"Masa kampanye itu kan rawan itu ya, sehingga nanti kedepannya itu tidak ada peraturan-peraturan yang dilanggar oleh calon walikota dan wakil walikota, juga tidak membuat peraturan-peraturan yang menimbulkan polemik dikemudian hari," demikian Zuhrotul Mar'ah. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman