Blitar, JatimUPdate.id – Pada Jumat, 18 Oktober 2024, harga bawang merah di Kota Blitar tercatat stabil di angka Rp24.000 per kilogram, sementara di Kabupaten Tulungagung harga sedikit lebih tinggi dengan Rp24.333 per kilogram.
Kedua daerah ini mencatat selisih harga yang sangat tipis, hanya Rp333, menjadikan persaingan harga antara Blitar dan Tulungagung menarik untuk diamati.
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Baru UIN SATU Tulungagung Diajak Jadi Generasi Kreatif dan Peduli Lingkungan
Harga bawang merah di kedua wilayah ini berada di atas rata-rata harga di Provinsi Jawa Timur yang tercatat sebesar Rp23.747 per kilogram, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur.
Baca juga: Bikin Bangga! 110 Seniman Muda Tulungagung Siap Bawa 5 Kesenian Jatim ke Istana Negara
Meski selisihnya kecil, perbedaan ini menunjukkan dinamika harga bawang merah yang cukup bervariasi di berbagai wilayah.
Di Bondowoso, misalnya, harga mencapai Rp30.250 per kilogram, menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, sementara di Kabupaten Situbondo tercatat harga terendah sebesar Rp17.333 per kilogram.
Baca juga: Fokus Percepatan Indeks Desa 2026, Kecamatan Ngantru Gelar Bimtek Pendataan
Kondisi pasar di Blitar dan Tulungagung cukup stabil dibandingkan daerah lain, namun pemerintah tetap mengawasi perkembangan harga untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar lokal. (*)
Editor : Redaksi