Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mendesak KPU Surabaya masif melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2024 dengan mengoptimalkan KPPS dan PPK.
Pasalnya sebut Legislator Gerindra tersebut, jumlah TPS pada Pilkada Serentak 2024 jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan pelaksanaan Pemilu 2024.
Baca juga: Soal Temuan Skabies Hewan Kurban, Legislator PDIP Desak Kelurahan Aktif berkoordinasi dengan DKPP
“Salah satu cara yang paling sederhana KPU itu punya unsur PPK dan KPPS, dimana KPPS dan PPK itu adalah bagian dari warga setempat. Sekali lagi saya garis bawahi TPS kita ini jumlahnya hanya separuh daripada TPS pada Pileg kemarin.” beber Yona, Selasa (29/10).
Baca juga: Cahyo Serap Aspirasi Masyarakat di Wonokromo, Warga Soroti Bantuan Kuliah dan Mutasi Camat
Yona menyebut, TPS pada Pilkada Serentak 2024 radiusnya semakain melebar, equivalent nya satu TPS mencapai 600 pemilih, sedangkan pada Pemilu 2024 per TPS minimal 300 pemilih.
Maka dari itu, dia mendesak KPU Surabaya memasifkan sosialisasi mengoptimalisasi fungsi KPPS dan PPK, sosialisasi ke kelompok masyarakat RT/RW, pertemuan dasa wisma maupun komunitas arisan rutin.
Baca juga: Sambangi Pedagang Hewan Kurban, Anas Minta Kelurahan Responsif Kawal Penataan Lapak
“Sekarang, satu TPS ini untuk Pilkada itu radiusnya melebar. Kalau kemarin di Pileg satu TPS 300 pemilih. Sekarang satu TPS itu equivalent dengan 600 pemilih yang artinya radius daripada TPS ini dengan rumah warga itu berjarak, mumpung masih ada sisa sekitar 1 bulan.” demikian Yona Bagus Bagus Widyatmoko. (roy)
Editor : Miftahul Rachman