Mayjen TNI Candra Wijaya Tinjau TMMD ke-123 di Bondowoso, Apresiasi Pembangunan untuk Masyarakat
Bondowoso, JatimUpdate.id,– Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Candra Wijaya, meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Desa Gunosari dan Trotosari, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, Jumat (7/3/2025).
Baca Juga: Separuh Badan Jalan Ambrol, Jembatan Sentong Ditutup Total; Perbaikan Diperkirakan 8 Bulan
Dalam kunjungannya, Mayjen Candra didampingi oleh Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, serta sejumlah pejabat daerah.
Ia mengapresiasi keberhasilan TMMD yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga.
"Program TMMD ini terbukti membawa dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam meningkatkan taraf hidup mereka," ujar Mayjen Candra.
*Pembangunan Infrastruktur dan Bantuan Sosial*
TMMD ke-123 tahun ini mencakup berbagai proyek fisik, seperti pembangunan jalan, renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), pembangunan musala, pos kamling, serta pembuatan gapura desa.
Selain itu, program ini juga menghadirkan kegiatan sosial, termasuk khitanan massal dan pembagian sembako sebagai bagian dari upaya penanggulangan stunting.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, turut menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah.
"TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan seperti sembako dan perbaikan rumah," ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah terus diperkuat demi mewujudkan Bondowoso yang lebih maju dan sejahtera.
*Komitmen TNI dalam Membangun Bondowoso*
Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga. TMMD ini adalah salah satu wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi pembangunan yang berkelanjutan," katanya.
Peninjauan yang dilakukan Mayjen Candra ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan keberlanjutan program TMMD, diharapkan semakin banyak warga Bondowoso yang merasakan manfaat pembangunan.
*Desa Gunosari: Fokus pada Perbaikan Rutilahu*
Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Pelaksanaan TMMD ke-123 masih akan berlangsung hingga 20 Maret 2025, dengan sasaran utama dua desa, yakni Gunosari dan Trotosari di Kecamatan Tlogosari.
Kepala Desa Gunosari, Dian Nasrullah, menyampaikan bahwa desanya menjadi salah satu penerima manfaat besar dari program ini. Sebanyak lima rumah tidak layak huni (Rutilahu) di desa tersebut direnovasi melalui TMMD, sesuai dengan usulan desa kepada tim TMMD dan pemerintah kabupaten.
Ia juga menyoroti pentingnya program ini dalam mengurangi jumlah Rutilahu di Gunosari, yang saat ini mencapai 121 rumah.
"Dengan adanya TMMD, beban desa menjadi lebih ringan, terutama di tengah kebijakan refocusing anggaran Dana Desa sebesar 20 persen untuk ketahanan pangan," ujarnya.
Diharapkan, kehadiran TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan fisik di desa-desa, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun Bondowoso yang lebih baik. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat