SMP Plus Al-Ishlah Bondowoso Sukses Gelar Pesantren Ramadan 1446 H

Reporter : -
SMP Plus Al-Ishlah Bondowoso Sukses Gelar Pesantren Ramadan 1446 H
SMP Plus Al-Ishlah Bondowoso sukses menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan. (Foto Aries Effendi)

 

Bondowoso, JatimUPdate.id,– SMP Plus Al-Ishlah Bondowoso sukses menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan (Pesrom) sebagai bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, pada Minggu (9/3/2025).

Acara yang diadakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (8–9 Maret 2025) atau bertepatan dengan 8–9 Ramadan 1446 H, dilaksanakan di gedung sekolah yang berada dalam kompleks Pondok Pesantren Al-Ishlah, Grujugan, Bondowoso.

Ketua panitia, Ustadzah Nabila, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih religius serta menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran, dan kesabaran melalui berbagai aktivitas islami yang berpedoman pada Al Qur'an.  

"Pesantren Ramadan ini bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan momen bagi siswa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memahami esensi ibadah puasa, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujarnya.

Seluruh siswa mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Kegiatan dimulai sejak pagi dengan salat dhuha berjamaah, murojaah, serta kajian yang membahas sejarah, tujuan, dan keutamaan Ramadan, yang disampaikan oleh Gus Zaky yang merupakan cucu pendiri Ponpes Al Ishlah Bondowoso.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi fiqih puasa oleh Ustadz Syam dan kajian mengenai pentingnya puasa dalam membentuk karakter yang disampaikan oleh alumni, Ustadz Kamil.

Wakil Kepala Sekolah, Ustadzah Fitriani, mengapresiasi partisipasi aktif para siswa pada kegiatan yang mengambil tema "Kokohkan Hati dengan Iman, Taklukkan Dunia dengan Alquran".

"Kami berharap setelah mengikuti Pesantren Ramadan, siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Di mana Al-Qur’an merupakan pelajaran utama selain materi sains" ujarnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas ibadah, seperti salat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an, tafsir Jalalain, serta sesi berbagi pengalaman bersama alumni.

Selain itu, para siswa turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai implementasi nilai kebersihan dalam Islam.

Pesantren Ramadan ditutup pada Minggu pagi dengan salat dhuha berjamaah, persiapan pulang, dan penjemputan oleh wali murid.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat ibadah dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus terjaga hingga Ramadan berakhir dan seterusnya. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat