Penutupan Parkir Liar, DPRD Minta Eri Cahyadi Tak Cuma Sasar Toko Modern
Surabaya,JatimUPdate.id - Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud, menganggap penutupan parkir toko modern yang tidak mematuhi peraturan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sangat tepat
Kendati begitu, elit Partai Demokrat itu mengimbau Eri Cahyadi tidak hanya menyasar toko modern. Namun toko bangunan dan lainnya.
Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas
"Yang dilakukan wali kota itu sudah baik, sudah bisa menekan jukir liar. Tapi lebih baik lagi, semua aparat di kelurahan maupun kecamayan diberdayakan untuk fokus urusi jukir liar di pertokoan modern maupun di toko-toko bangunan dan lainnya." kata Machmud, melalui rekaman video yang diterima jatimupdate.id, Rabu (11/6).
Ia meyakini, semua toko di kota Pahlawan nyaris ada jukir liarnya. Sehingga ia minta Eri Cahyadi tidak menyasar toko modern saja
"(Hampir) seluruhnya ada jukir liar, bukan berarti enggak ada tapi banyak," tukas Machmud.
Ia juga mengingatkan Eri Cahyadi, penutupan parkir toko modern tidak menyusahkan pelaku usaha, sebab mereka membayar bayar pajak.
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Maka dari itu, dia mendorong Pemkot menyediakan jukir, bukan malah mengintervensi pelaku usaha menyiapkan jukir sendiri.
"Saya lihat Pak Wali semangatnya tinggi tapi sekarang yang menjadi beban adalah pengusaha tokonya. Ia tidak menyiapkan maka ditutup. Padahal selama ini pengusaha toko sudah bayar pajak. Idealnya pemerintah kota berwajiban untuk menyediakan jukir, bukan pemilik toko menyiapkan juru parkir," demikian Mochamad Machmud.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan penutupan area atau lahan parkir di toko modern diberlakukan hingga pemilik usaha mematuhi aturan dengan menyediakan jukir resmi.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan toko, karena selama ini banyak kasus curanmor di halaman toko yang tak dijaga.
“Ketika sudah memiliki jukir yang dipekerjakan oleh tempat usaha, silahkan buka (lahan parkir) lagi,” kata Eri. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat