Kesaksian Wamen Viva Yoga Mauladi

Speedboat Wamen Transmigrasi dan Rombongan Nyaris Karam di Perairan Banyuasin

Reporter : -
Speedboat Wamen Transmigrasi dan Rombongan Nyaris Karam di Perairan Banyuasin
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi setelah selamat dari insiden speedboad (Foto Humas Kementrans for JatimUPdate.id)

Banyuasin, Sumatera Selatan, JatimUPdate.id -: Insiden menegangkan menimpa rombongan Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/1/2026) siang. 

Speedboat yang membawa sang Wamen beserta pejabat daerah nyaris tenggelam setelah menghantam tunggul kayu di perairan menuju Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang.

Baca Juga: Satu Tahun CKG, Wamen Viva Yoga: Masyarakat Sehat Negara Kuat Produktifitas Meningkat

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat rombongan dalam perjalanan pulang usai meninjau lokasi di Desa Telang Rejo. 

Selain Wamen Viva Yoga, di dalam kapal cepat tersebut juga turut serta Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo dan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani.

Berdasarkan informasi di lapangan, kapal melaju di area perairan yang memiliki banyak tunggul kayu tersembunyi di bawah permukaan air. Nahkoda diduga tidak sempat menghindari objek tersebut hingga terjadi benturan keras yang mengakibatkan kebocoran pada lambung kapal.

"Kejadiannya sangat cepat. Setelah bunyi benturan keras, air mulai merembes masuk ke dalam lambung. Beruntung, prosedur evakuasi segera dilakukan ke kapal pendamping yang ikut dalam iring-iringan," ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Kondisi Penumpang

Meski sempat terjadi kepanikan di atas kapal, seluruh penumpang yang terdiri dari pejabat kementerian, TNI, dan Pemkab Banyuasin dinyatakan selamat tanpa luka fisik. 

Tim keamanan bergerak sigap memindahkan seluruh rombongan ke kapal cadangan untuk melanjutkan perjalanan menuju dermaga tujuan.

Saat ini, unit speedboat yang mengalami kerusakan telah ditarik oleh petugas untuk dilakukan perbaikan dan investigasi lebih lanjut terkait kelayakan sarana transportasi tersebut.

Urgensi Keselamatan Transportasi Air

Kejadian ini menjadi pengingat keras mengenai pentingnya aspek keselamatan transportasi sungai dan laut di wilayah Sumatera Selatan, terutama perlunya pembersihan alur pelayaran dari material kayu atau benda yang dapat membahayakan navigasi kapal.

Wamen Viva Yoga Buka Suara

Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mualadi akhirnya memberikan kesaksian langsung terkait insiden speedboat yang nyaris karam dan ditumpanginya bersama rombongan pejabat di Banyuasin, Kamis (22/1/2026).

Dalam pernyataannya, Viva Yoga mengonfirmasi kejadian yang sempat membuat panik penumpang tersebut.

Baca Juga: Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi

"Saya mengonfirmasi bahwa memang terjadi insiden di perjalanan air kami pulang dari kunjungan kerja di Desa Telang Rejo. Kapal yang kami tumpangi mengalami benturan dengan kayu di bawah permukaan air," ujar Viva Yoga Mualadi kepada media, Jumat (23/1/2026).

Ia menggambarkan momen kejadian sebagai situasi yang mendadak namun dapat diatasi dengan cepat. "Terdengar suara benturan yang keras, lalu kapal mulai oleng dan air masuk.

Saat itu, semua penumpang, termasuk saya, Bupati, dan Dandim, langsung diberi arahan yang jelas oleh awak kapal dan pengawal untuk tetap tenang dan bersiap dievakuasi ke kapal pendamping," lanjutnya.

Viva Yoga menyampaikan rasa syukur karena seluruh penumpang dan awak kapal selamat tanpa cedera serius.

"Alhamdulillah, semua dalam keadaan selamat. Tidak ada yang terluka. Evakuasi berjalan cepat dan tertib berkat koordinasi yang baik antar tim," katanya.

Lebih jauh, Wamen menyoroti faktor penyebab. Ia menyebut kondisi perairan yang dipenuhi stumping atau tunggul-tunggul kayu sisa tebangan sebagai tantangan navigasi yang serius.

Baca Juga: Rakernas V PATRI, Wamen Viva Yoga: PATRI Mitra Strategis Dalam Pembangunan Kawasan Transmigrasi

"Ini menjadi catatan penting bagi kami. Perlu perhatian lebih terhadap kondisi jalur transportasi air, yang merupakan urat nadi bagi masyarakat di wilayah ini. Keamanan dan keselamatan penumpang harus jadi prioritas," tegas Viva Yoga.

Ia juga mengapresiasi kesigapan tim pendamping, termasuk personel Kodim dan dinas terkait, yang dengan cepat mengevakuasi dan memindahkan seluruh rombongan ke kapal lain.

"Saya menghargai respons cepat seluruh pihak di lapangan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan yang baik," tuturnya.

Meski mengalami kejadian tidak terduga, Viva Yoga menegaskan bahwa insiden ini tidak mengganggu tujuan utama kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi wilayah dan program transmigrasi.

Pernyataan kesaksian dari sang Wamen ini memberikan klarifikasi resmi atas berbagai spekulasi yang beredar pasca-insiden. (#)

Editor : Yuris. T. Hidayat