Banjir Rob Tahunan di Jangkar, Wabup Situbondo Tinjau Tangkis Jebol dan Pastikan Penanganan Cepat
Situbondo, JatimUPdate.id – Warga Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, bisa bernapas lega. Fenomena banjir rob yang rutin mengancam pemukiman pesisir akan segera ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo. Minggu (15/2/2026), Wakil Bupati Ulfiyah atau Mbak Ulfi meninjau langsung kondisi tangkis ombak yang jebol, didampingi jajaran BPBD dan Forkopimcam.
Baca Juga: Ponirin Mika Humas Pesantren Nurul Jadid Suarakan Tiket Kapal Gratis bagi Santri Kepulauan
Gelombang pasang yang kerap terjadi setiap Desember–Maret belakangan diperparah cuaca ekstrem. Warga pun banyak mengeluhkan dampaknya melalui media sosial dan pesan WhatsApp.
“Hari ini kami hadir lengkap bersama BPBD dan Forkopimcam. Berdasarkan laporan warga beberapa hari lalu, kawasan pesisir ini memang terdampak banjir rob, dan ini sudah menjadi fenomena tahunan,” ujar Mbak Ulfi di lokasi.
Dana BTT Digunakan untuk Percepatan Penanganan
Menyadari urgensi situasi, Wabup memastikan pembangunan tangkis ombak akan segera dilakukan. Koordinasi telah dilakukan dengan Bupati Situbondo, Mas Rio, serta Dinas PUPR untuk mengalokasikan Dana Biaya Tidak Terduga (BTT).
Baca Juga: Rapat di Pelabuhan Jangkar Tetapkan Skema Transit dan Biaya Pemulangan Santri Tahun 2026
“Kami sudah berbicara dengan Mas Bupati, dan beliau menyetujui pembangunan segera dilaksanakan melalui dana BTT. Dinas PUPR juga diminta segera melakukan kajian teknis,” jelas Mbak Ulfi.
BPBD Situbondo akan mengawal proses pembangunan, bekerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan, agar tangkis atau penyangga ombak bisa menahan air laut masuk ke pemukiman.
Warga Sambut Positif, Pemerintah Tetap Tanggap
Baca Juga: Bertransformasi Lewat TPS 3R, Desa Kilensari Targetkan Naik Kelas Jadi Desa Peduli Lingkungan
Mbak Ulfi berharap langkah ini bisa memberikan rasa aman bagi warga pesisir Jangkar, terutama saat intensitas ombak sedang tinggi.
“Kami dari Pemerintah Daerah akan selalu tanggap. Mohon doanya agar proses pembangunan berjalan lancar dan menjadi solusi permanen bagi warga di sini,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik tangkis yang ada kini sudah tidak mampu menahan gelombang laut. Warga menyambut baik rencana pemerintah dan berharap realisasi fisik segera dilakukan sebelum cuaca ekstrem kembali datang. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat