Bupati Subandi Soroti Kualitas DAM Kedungpeluk, Minta Kontraktor Segera Perbaiki

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Bupati Sidoarjo Subandi meninjau instalasi air bersih.
Bupati Sidoarjo Subandi meninjau instalasi air bersih.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung proyek DAM Kedungpeluk yang telah rampung dikerjakan bersama Kepala Dinas PUBM Sidoarjo Muhammad Makhmud serta Camat Candi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan sejumlah catatan terkait kualitas pekerjaan yang dinilai belum maksimal.

Meski secara progres fisik pembangunan telah dinyatakan selesai, Subandi menegaskan masih ada beberapa bagian pekerjaan yang perlu diperbaiki.

Ia menilai terdapat pengerjaan yang terkesan dipaksakan sehingga hasilnya kurang optimal.

“Bisa dikatakan pembangunan ini selesai, namun masih ada beberapa pengerjaan yang kurang bagus. Banyak catatan yang harus diperbaiki karena terkesan dipaksakan. Kita sudah sampaikan ke Kadis PU agar dikoreksi karena kita ingin hasil yang bagus dan berkualitas,” kata Subandi di lokasi, Sabtu (28/2/2026). 

Menurutnya, kualitas proyek infrastruktur menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia tidak ingin pekerjaan yang dikejar waktu justru mengorbankan mutu dan berdampak pada daya tahan bangunan.

Subandi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur akan diperketat. Ia memastikan kontraktor yang tidak memenuhi target waktu tetap akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau sudah terlambat ya dendanya tetap berjalan. Tidak mungkin dapat apa-apa kalau deviasi tinggi dan pekerjaan terlambat. Kalau kejar waktu biasanya kualitas tidak maksimal. Ini yang kita koreksi,” tegasnya.

Bupati berharap keberadaan DAM Kedungpeluk dapat membantu mengurangi potensi banjir di wilayah Tanggulangin dan sekitarnya. Namun demikian, ia menekankan bahwa seluruh kekurangan teknis harus segera dibenahi agar fasilitas tersebut benar-benar aman dan optimal saat difungsikan.

“Yang penting sekarang sudah selesai dan bisa difungsikan. Walaupun ada kekurangan harus segera dibenahi. Termasuk area terdampak pembangunan, dalam satu minggu ini kontraktor harus sudah merapikan, mulai dari pemadatan tanah hingga pembersihan sisa material,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan tim pengawas, progres pembangunan DAM Kedungpeluk telah mencapai 100 persen. Meski demikian, pihaknya masih menemukan sejumlah kekurangan teknis di beberapa titik.

“Kalau hitungan tim pengawas sudah 100 persen, namun masih ada kekurangan di beberapa titik dan itu sedang kami inventarisir untuk disampaikan ke kontraktor agar segera diperbaiki,” katanya.

Ia menambahkan, dampak pekerjaan terhadap lingkungan sekitar juga menjadi perhatian. Beberapa ruas jalan yang terdampak proyek serta perubahan aliran air yang sempat meluber ke permukiman warga akan menjadi tanggung jawab kontraktor untuk dikembalikan seperti kondisi semula.

“Dampak pekerjaan seperti jalan dan aliran air yang berubah harus dikembalikan seperti kondisi awal. Itu kewajiban kontraktor dan sudah kami catat,” pungkasnya.(ih/yh)