Kantor Berita Yonhap Beritakan Kapal Tanker Milik Korsel Diperbolehkan Melintasi Selat Hormuz
Teheran, JatimUPdate.id - Pemerintah Iran dikabarkan telah menyetujui lewatnya sejumlah kapal-kapal pengangkut bahan bakar minyak milik negara Korea Selatan.
Dikutip dari IsNews Indonesia yang menyebutkan bahwa
Kantor berita Yonhap, memastikan Iran telah menyetujui lewatnya kapal-kapal Korea Selatan melalui Selat Hormuz.
Bahkan disebutkan salah satu media terbitan Iran juga memastikan bahwa Korea Selatan diberitakan mencairkan uang minyak Iran yang dibekukan Korea Selatan akibat sanksi AS.
Sebagaimana diketahui pada 2020 Korsel beli minyak Iran tidak dibayar dan kini Korsel harus bayar uang tersebut agar kapalnya bisa melewati selat Hormuz
Secara khusus, berita tentang melintasnya tanker dan kapal Korea Selatan melalui Selat Hormuz disampaikan oleh kantor berita resmi Korea, Yonhap, dan hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari media dalam negeri, namun media Iran sebelumnya mengatakan uang rakyat Iran yang dibekukan dan kini dicairkan oleh Negara manapun tidak serta merta membuat kapal Mereka boleh melewati selat Hormuz karena itu adalah Hak Iran.
Kantor Berita Yonhap menyatakan bahwa pelintasan tidak terbuka secara otomatis, melainkan memerlukan “koordinasi keamanan dan administratif” sebelumnya dengan otoritas Iran.
Terdapat pula pernyataan yang dinisbatkan kepada duta besar Iran di Korea yang menganggap Korea Selatan tidak terlibat dalam agresi terhadap Iran.
Kesimpulannya, siapa pun yang terlibat dalam agresi, bahkan secara media atau melalui sikap, akan diklasifikasikan sebagai bagian dari negara-negara agresor.
Jadi intinya jika Negara Anda mendukung agresi atas Iran baik dengan sikap dan media, maka Negara tersebut akan diklasifikasikan sebagai bagian dari Negara-negara agresor, uang hak Rakyat Iran yang dibekukan tidak akan membuka selat Hormuz. (Yonhap/red)
Editor : Redaksi