Komisi D Imbau Masyarakat Jaga Imunitas Usai Lebaran, Terapkan Pola Hidup Sehat
Surabaya, JatimUPdate.id – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Zuhrotul Mar’ah, mengingatkan warga agar tetap menjaga daya tahan tubuh setelah Lebaran.
Menurutnya, kondisi tubuh yang prima sangat ditentukan oleh sistem imunitas.
Ia menegaskan dengan imunitas yang baik, lebih mudah beradaptasi dalam berbagai kondisi, termasuk saat kelelahan usai aktivitas Lebaran.
“Warga Surabaya itu harus meningkatkan sistem imunitasnya. Mau kondisi Lebaran, mau secapek apa pun, kalau imunitasnya bagus, dia mudah beradaptasi, insya Allah akan sehat-sehat saja,” kata Zuhro, Selasa (31/3).
Ia menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Apalagi saat Lebaran banyak aneka kue dan makanan manis kerap dikonsumsi berlebihan.
“Saat Lebaran itu banyak snack, banyak kue. Rata-rata bahan-bahannya karbohidrat, habis itu ada gula yang nanti di metabolisme jadi glukosa. Itu harus dilihat juga kebutuhan kalori tubuh kita,” jelasnya.
Zuhro mengingatkan agar masyarakat memperhatikan keseimbangan asupan gizi, karbohidrat, protein, lemak, hingga vitamin dan mineral, sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya konsumsi air putih yang cukup setiap hari.
“Air putih itu jangan dilupakan. Kebutuhan kita per hari kan sekitar 30 cc per kilogram berat badan atau rata-rata 2 liter per hari,” katanya.
Ia mengingatkan, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan saat Lebaran bisa berdampak pada lonjakan gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
“Jangan karena Lebaran lalu merasa gak apa-apa minum manis terus. Akhirnya setelah senang-senang, begitu diperiksa gula darahnya naik, kolesterol naik, asam urat naik semua,” tegasnya.
Ia pun menegaskan pola hidup sehat harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun, bukan hanya di waktu tertentu.
“Jadi tidak kemudian, gak apa-apa sekali Lebaran, sekali-sekali tapi berkali-kali. Intinya kita harus selalu berpola hidup sehat kalau ingin hidup sehat, bahagia, dan sejahtera,” pungkasnya.
Editor : Anggit Satriyo Nugroho