Koperasi Merah Putih Bisa Dibangun Bertingkat, Solusi Atasi Keterbatasan Lahan di Kota

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Menteri Koperasi Ferry Juliantono tengah memberikan sambutan pada acara silaturahmi dan halal-bil halal di Jawa Barat.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono tengah memberikan sambutan pada acara silaturahmi dan halal-bil halal di Jawa Barat.

 

Bandung, JatimUPdate.id - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung Koperasi Merah Putih memungkinkan dilakukan secara vertikal atau bertingkat sebagai solusi atas keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.

Menurut Ferry, ketersediaan lahan di kota-kota besar menjadi tantangan utama dalam pengembangan koperasi. Idealnya, setiap unit koperasi memiliki lahan seluas 1.000 meter persegi.

Namun, kondisi tersebut sulit terpenuhi di kawasan padat penduduk, sehingga pemerintah daerah diminta untuk melakukan pendataan aset tanah yang tersedia.

“Kami di Kementerian Koperasi juga mempersiapkan surat perintah kerja bagi kondisi tanah-tanah yang kurang dari 1.000 meter persegi, karena ketersediaan tanah di kota-kota itu memang relatif sulit,” ujar Ferry saat ditemui di Masjid Al Jabbar, Minggu (29/03/2026).

Sebagai langkah adaptif, konsep bangunan bertingkat dinilai menjadi solusi inovatif yang dapat menyesuaikan rancangan dengan luas lahan yang tersedia. Dengan demikian, fungsi koperasi tetap dapat dimaksimalkan meski berada di lahan terbatas.

“Mungkin akan dibangun bangunan fisik, gudang dan kelengkapannya untuk lahan terbatas mungkin dibuat secara vertikal,” jelasnya.

Ferry juga menyebutkan bahwa hingga saat ini telah ada sekitar 2.400 unit Koperasi Merah Putih yang selesai dibangun di berbagai daerah, termasuk di wilayah Jawa Barat dan Bandung.

Pemerintah pun menargetkan sebanyak 34.000 bangunan fisik koperasi dapat rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu koperasi dapat beroperasi secara nasional guna memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Kementerian Koperasi tengah mematangkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga mitra strategis.

“Kami siapkan tahap operasionalisasinya, kami akan rapatkan bersama pemda kemudian PT Agrinas dan juga berbagai pihak, di daerah kami libatkan perguruan tinggi dan lembaga lain untuk bisa menyempurnakan persiapan Koperasi Merah Putih ini,” tutup Ferry.(ih/yh)