Hadiri Panen Raya Jagung Di Tuban

Prabowo Kunjungi Jatim, Resmikan Museum Marsinah hingga Launching 1.061 Koperasi Merah Putih

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Bupati Banyumas beserta Forkopimda Banyumas mengikuti acara peluncuran 1 061 gerai KDMP Secara Zoom Meeting di Banyumas. (Foto Humas Pemkab Banyumas for JatimUPdate.id)
Bupati Banyumas beserta Forkopimda Banyumas mengikuti acara peluncuran 1 061 gerai KDMP Secara Zoom Meeting di Banyumas. (Foto Humas Pemkab Banyumas for JatimUPdate.id)

 

Nganjuk, JatimUPdate.id, – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjalani rangkaian kunjungan kerja maraton di Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sehari, Presiden meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga menghadiri panen raya jagung serentak di Kabupaten Tuban.

Kunjungan kerja dimulai sejak pagi saat Presiden bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Lanud Iswahjudi Magetan menggunakan pesawat kepresidenan.

Setibanya di Lanud Iswahjudi sekitar pukul 08.35 WIB, Presiden disambut jajaran Forkopimda sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Kabupaten Nganjuk.

Presiden tiba di Stadion Anjuk Ladang sekitar pukul 09.05 WIB dan disambut Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, serta Khofifah Indar Parawansa.

Resmikan Museum Marsinah

Agenda pertama Presiden di Nganjuk adalah peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.

Presiden bersama Gubernur Jawa Timur dan rombongan menuju lokasi museum yang berjarak sekitar 11 kilometer dari Stadion Anjuk Ladang.

Di lokasi acara, Presiden disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Wakapolri, Bupati Nganjuk, serta keluarga Marsinah.

Peresmian museum ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden RI yang didampingi Menteri Ketenagakerjaan, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Jawa Timur, dan Presiden KSPSI.

Acara tersebut juga diisi penayangan video selayang pandang Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, laporan Presiden KSPSI, serta sambutan Presiden RI.

Museum tersebut dibangun sebagai ruang penghormatan terhadap perjuangan Marsinah, aktivis buruh asal Nganjuk yang dikenal luas dalam sejarah gerakan pekerja di Indonesia.

Launching 1.061 Koperasi Merah Putih

Usai agenda di museum, Presiden melanjutkan kunjungan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Nglawak, Kertosono.

Di lokasi itu, Presiden meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi, Gubernur Jawa Timur, serta Direktur Utama Agrinas Pangan.

Peresmian dilakukan melalui penekanan tombol sirene oleh Presiden RI bersama para pejabat yang hadir.

Selain itu, Presiden juga mengikuti dialog interaktif secara daring dengan perwakilan KDKMP dari Banyumas, Magelang, dan Blitar, sebelum meninjau langsung gerai dan stok koperasi di Nganjuk.

Panen Raya Jagung di Tuban

Sekitar pukul 12.20 WIB, Presiden bersama rombongan bertolak menuju Kabupaten Tuban menggunakan helikopter dari Stadion Kertosono.

Presiden tiba di Helipad Lapangan Pucangan Tuban sekitar pukul 12.50 WIB dan langsung menuju lokasi Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.

Kedatangan Presiden disambut tarian tradisional Lencir Kuning sebelum memasuki lokasi acara.

Dalam agenda tersebut, Presiden menghadiri groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan laporan terkait program ketahanan pangan nasional yang dijalankan Polri, termasuk dukungan terhadap sektor pertanian dan distribusi pangan.

Presiden juga menyerahkan bantuan KUR dan Himbara, sebelum memberikan pengarahan kepada peserta kegiatan.

Groundbreaking gudang ketahanan pangan dan launching operasional SPPG Polri kemudian dilakukan langsung oleh Presiden bersama Menteri Pertanian dan Kapolri.

Tak hanya menghadiri seremoni, Presiden turut melakukan panen raya jagung bersama Menteri Pertanian dan Kapolri, kemudian melepas distribusi hasil panen jagung dari lokasi acara.

Kembali ke Jakarta

Usai seluruh rangkaian kegiatan, Presiden bersama rombongan kembali menuju Helipad Lapangan Pucangan Tuban sekitar pukul 15.20 WIB.

Presiden kemudian bertolak menuju Lanud Iswahjudi Magetan sebelum melanjutkan penerbangan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Kunjungan kerja Presiden di Jawa Timur berlangsung dengan pengamanan ketat serta melibatkan sejumlah pejabat pemerintah pusat, TNI-Polri, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (ries/yh)