Surabaya Vaganza 2026, Pakar Unesa Singgung Disiplin Anggaran dan Perputaran Ekonomi Lokal

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Surabaya Vaganza 2026/humas pemkot
Surabaya Vaganza 2026/humas pemkot

Surabaya,JatimUPdate.id - Pakar politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni buka suara kembali terkait meriahnya gelaran Surabaya Vaganza 2026. 

Ia menekankan event seperti Surabaya Vaganza harus menyeimbangkan antara ekonomi daerah juga disiplin anggaran.

"Dalam perspektif politik anggaran yang dibutuhkan saat ini kesimbangan antara menjaga aktivitas ekonomi daerah serta menjaga disiplin pengelolaan anggaranya," tutur Bimo, kepada Jatimupdate.id, Kamis (21/5).

Bimo menegaskan, event Surabaya Vaganza harusnya menghasilkan perputaran ekonomi dan meningkatkan konsumsi masyarakat. 

Sebab kata Bimo, itu merupakan strategi menjaga stabilitas ekonomi lokal tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi global.

"Mestinya hal itu menjadi bagian dari strategi ya," sergah Bimo. 

Bimo berharap gelaran Surabaya Vaganza tak cuma untuk pencitraan, menghamburkan anggaran, dan asal meriah.

Namun, konsepnya untuk menghasilkan perputaran ekonomi dan meningkatkan konsumsi masyarakat

Pun mempertimbangkan prinsip kehatian-kehatian fiskal juga sensitivitas sosial.

"Jadi hal ini baik sih menurut saya, dan pastinya tetap mempertimbangkan prinsip kehatian-kehatian fiskal juga sensitivitas sosial di tengah dinamika ekonomi global yang terjadi saat ini," beber Bimo.

Pimpinan DPRD Surabaya, Arif Fathoni malah mendorong Pemkot menghadirkan ruang hiburan masyarakat di tengah antusiasme warga menyaksikan Surabaya Vaganza.

Ia menganggap hiburan yang digelar gratis oleh pemerintah menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Setiap konser musik pasti ada pedagang air mineral yang berjalan berkeliling dan juga pelaku UMKM yang lain pasti akan merasakan manfaatnya, jadi Pemkot Surabaya bisa melaksanakan pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, tujuan menyediakan sarana hiburan dapat, membantu UMKM bertahan hidup terpenuhi,” paparnya.

Fathoni berharap pada momentum Hari Pahlawan November mendatang, Pemkot kembali menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Ada kegiatan refleksi nilai nilai kepahlawanan melalui teatrikal perobekan bendera di hotel Yamamoto, napak tilas bangunan bersejarah di kota Surabaya, doa bersama lintas iman dan yang terakhir mudah-mudahan ada gelaran even musik di balai kota, dengan menghadirkan band asli Surabaya lintas genre musik,” beber Arif Fathoni. (Roy)