BPJS Kesehatan Tulungagung Kebut Capaian UHC 90 Persen hingga Akhir 2026

avatar Ridho
  • URL berhasil dicopy
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati

Tulungagung, JatimUPdate.id – BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung terus mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Tulungagung. Hingga akhir tahun 2026, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ditargetkan meningkat dari 85 persen menjadi 90 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, mengatakan berbagai langkah dilakukan untuk mencapai target tersebut. Salah satunya melalui layanan BPJS Keliling yang hadir setiap hari serta pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) terhadap badan usaha agar mendaftarkan seluruh karyawannya sebagai peserta JKN.

"Wasrik dilakukan setiap minggu dengan target 100 badan usaha agar mendaftarkan karyawannya," ujar Fitriyah, Jumat (19/6/2026).

Selain itu, BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memperbarui data calon peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Sementara untuk segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah membentuk Tim Percepatan UHC dan menyiapkan penambahan kepesertaan yang saat ini masih dalam tahap perhitungan anggaran.

"Pemkab menargetkan pada akhir tahun ini cakupan kepesertaan meningkat dari 85 persen menjadi 90 persen," katanya.

Untuk mendukung pemerataan layanan, BPJS Kesehatan bersama Dinas Kesehatan juga menambah dua klinik di wilayah yang masih kekurangan fasilitas kesehatan. Di sisi lain, pengawasan terhadap badan usaha terus diperkuat melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tulungagung guna meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan pekerjanya.

Melalui berbagai upaya tersebut, BPJS Kesehatan optimistis target UHC sebesar 90 persen di Kabupaten Tulungagung dapat tercapai pada akhir 2026. (*)