Peringati 1 Muharram dan Haul KH Sahlan Tholib, Padepokan Utek Leso Beri Layanan Kesehatan Gratis
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dan Haul ke-56 KH Sahlan Tholib yang digelar di Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (19/6/2026).
Beragam rangkaian kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari layanan pengobatan gratis, khatmil Al-Qur'an, Lailatus Sholawat, hingga pengajian akbar yang menghadirkan sejumlah penceramah ternama.
Pengasuh Padepokan Utek Leso, Muhammad Abu Said Khudri Ali atau yang akrab disapa Gus Qud, mengatakan bahwa pelaksanaan haul tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Alhamdulillah, kegiatan tahun ini berlangsung meriah. Masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga kegiatan sholawat," ujar Gus Qud.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mengenang perjuangan KH Sahlan Tholib, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam pengajian akbar, panitia menghadirkan Nyai Elok Asyiah dari Krembung sebagai penceramah pertama. Sementara sesi kedua diisi oleh KH Abdul Qodim yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Kiai Pocong.
Gus Qud menjelaskan, tema yang diangkat dalam tausiyah tahun ini menitikberatkan pada pentingnya merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum ibu.
"Pesan yang disampaikan adalah bagaimana kita bisa merangkul anak-anak, termasuk anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Mu'jizatullah Sahlaniyah, Nasir Sukarta, menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram dan Haul KH Sahlan Tholib merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan oleh Padepokan Utek Leso di bawah naungan yayasan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pada kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Kami ingin merangkul seluruh golongan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Tujuan utama kegiatan ini adalah menghadirkan manfaat dan kebaikan bersama, baik melalui kegiatan keagamaan maupun sosial," ujar Nasir.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah layanan pengobatan gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan Klinik Anafis. Ketua Tim Pengobatan Gratis, Sodikin, mengatakan program tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata yayasan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Setiap tahun kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang hadir. Ini merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat," ungkapnya.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan berat badan, pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, pemeriksaan asam urat, hingga pengobatan dasar secara gratis.
Menurut Sodikin, kesehatan menjadi modal utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kesehatan jasmani sekaligus mendukung pembinaan spiritual masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan pemberdayaan yang seimbang antara kesehatan jasmani dan rohani. Keduanya sangat penting dalam kehidupan masyarakat," katanya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat