Sarahsehan Kebangsaan KAUJEFEST 2026, Hadirkan Tokoh Nasional dan Kepala Daerah
Jember, JatimUPdate.id -
Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) bakal menggelar Sarasehan Kebangsaan yang akan mempertemukan tokoh nasional, akademisi, hingga para kepala daerah dalam satu forum strategis.
Tidak hanya itu, KAUJEFEST 2026 juga tetap mengusung olahraga dan hiburan bagi alumni dengan tema “Akselerasi Membangun Indonesia dari Daerah: Menakar Sinergi Pusat dan Daerah untuk Kemajuan Bangsa”.
Sarasehan ini akan menjadi ruang diskusi untuk membedah berbagai tantangan dan peluang pembangunan nasional yang berangkat dari kekuatan daerah.
Sejumlah narasumber ternama dijadwalkan hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Prof. Dr. Siti Zuhro, Peneliti Utama BRIN yang juga pakar politik dan demokrasi Indonesia, serta Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Golkar yang juga menjabat Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Tidak hanya itu, forum ini juga akan menghadirkan sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, seperti Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Bupati Ngada (NTT) Raymundus Bena, serta Bupati Jember Muhammad Fawaid.
“Kita terus mengupayakan agar seluruh narasumber dapat hadir. Komunikasi intensif masih dilakukan, termasuk dengan Bupati Ngada yang juga alumni Universitas Jember. Kemarin saya sudah berkomunikasi dan beliau akan memberikan kepastian dalam waktu dekat,” ujar Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember, Prof. Yuli Witono.
Menurut Prof. Yuli, kehadiran sarasehan kebangsaan ini menjadi nilai tambah yang memberikan nuansa akademik pada rangkaian KAUJEFEST 2026 yang sebelumnya identik dengan kegiatan olahraga dan hiburan.
Sarasehan akan digelar pada Jumat, (03/06/2026) di Gedung R. Soedjarwo Universitas Jember, sehari sebelum pelaksanaan Jalan Gembira Nasional (JGN) 3 dan Fun Run yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026.
Peserta sarasehan terdiri atas perwakilan pemerintah daerah di kawasan Sekarkijang dan sekitarnya, akademisi, mahasiswa, serta alumni. Jumlah peserta dibatasi sekitar 300 orang menyesuaikan kapasitas tempat kegiatan.
“Semoga forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan bangsa sekaligus berjalan dengan lancar,” harap Prof. Yuli.
Sementara itu, menjelang pelaksanaan KAUJEFEST 2026, Universitas Jember bersama panitia KAUJE terus mematangkan berbagai persiapan.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Jalan Gembira Nasional (JGN) 3 yang digelar di Aula Lantai 3 Rektorat Universitas Jember, Selasa (23/6/2026) kemarin.
“Perlu kita identifikasi seluruh titik krusial karena pelaksanaan JGN sudah semakin dekat. Apalagi kegiatan ini berlangsung di Jember dan menjadi bagian dari Universitas Jember. Karena itu seluruh persiapan harus dilakukan sebaik mungkin,” kata Fendy Setyawan.
Berbagai aspek teknis menjadi perhatian utama, mulai dari rute Jalan Gembira dan Fun Run, distribusi kaos peserta, konsumsi, protokol tamu, parkir, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, hingga pengaturan rundown acara yang cukup padat.
Ketua KAUJEFEST 2026, Abdul Kholik, mengungkapkan adanya sejumlah faktor eksternal yang perlu diantisipasi, salah satunya perbaikan jalan di kawasan Klatakan pada jalur utama Surabaya–Jember yang berpotensi memengaruhi mobilitas peserta dari luar daerah.
“Kondisi perbaikan jalan tersebut tentu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap kelancaran perjalanan dan kedatangan peserta,” ujarnya.
Fendy menambahkan, koordinasi yang intens antara panitia KAUJE dan Universitas Jember menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan JGN 3.
“Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara panitia KAUJE dan Universitas Jember agar dapat bahu-membahu menyukseskan JGN 3, bahkan menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik dibanding JGN 1 maupun JGN 2,” tegasnya.
Antusiasme peserta terhadap KAUJEFEST 2026 juga terus menunjukkan tren positif. Hingga pendaftaran ditutup pada 13 Juni 2026, jumlah peserta Jalan Gembira Nasional tercatat telah mencapai sekitar 7.000 lebih peserta. Sementara itu, peserta Fun Run mencapai angka 1.000 orang peserta.
“Nanti akan kita dorong partisipasi dari setiap fakultas untuk turut meramaikan Fun Run sehingga suasana kegiatan semakin semarak,” pungkas Fendy sebagaimana dikutip Redaksi JatimUPdate.id dari JatimNow.com pada Sabtu (27/06/2026). (mmt/yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat